SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 350 personil keamanan akan disiapkan untuk pengamanan di kompetisi BRI Liga 2 grup C di Stadion Manahan Solo.
Jumlah tersebut terdiri dari, 15 personil akan ditempatkan di dalam Stadion Manahan. Sebanyak 35 personil akan dilapis area joging track Stadion Manahan.
Selanjutnya 100 personil yang terdiri dari gabungan TNI/Polri, maupun backup dari Sat Brimob Polda Jawa Tengah juga disiapkan untuk mengantisipasi pengamanan gelaran selama Liga 2 berlangsung di Stadion Manahan.
"Untuk gelaran Liga 2 di Stadion Manahan nanti kami siapkan 350 personil pengamanan," terang Kapolresta Solo, Kombes Ade Safri Simanjutak saat ditemui di Balaikota Solo, Kamis (23/9/2021).
Juga dikerahkan sebanyak 150 personil pengamanan yang tergabung dalam tim pengurai keamanan (TPK).
Itu terdiri dari 30 personil, baik itu lima tim dari masing-masing Polsek yang akan mengkaver wilayah kecamatannya.
Maupun dua tim yang nantinya akan ditugaskan dari tim TPK Polresta Solo yang akan mengkaver kegiatan pengamanan selama Liga 2 berlangsung
"Jadi fokus pengamanan yang kita lakukan bukan hanya dalam stadion tapi juga antisipasi diluar stadion," ungkapnya.
Menurutnya, titik-titik penyekatan juga sudah dilakukan di batas kota atau dalam kota untuk mengantisipasi pergerakan suporter yang ingin datang ke stadion.
Baca Juga: Jelang Liga 2, APPI Sentil Kalteng Putra Hingga Persis Solo Buat Lunasi Tunggakan Gaji
Telah dipanggil Presiden Pasoepati agar tidak mengerahkan masa suporternya ke stadion selama Liga 2 berlangsung.
"Karena pertandingan Liga 2 yang akan digelar di Stadion Manahan Solo tanpa penonton dan disiarkan secara langsung. Saya berharap kerjasama banyak pihak untuk tidak mengerahkan masa atau konvoi arak-arakan selama Liga 2 berlangsung," papar dia.
Ade Safri menegaskan, melarang gelaran nonton bareng dan itu sudah diantisipasi.
Itu dilarang selama gelaran Liga 2 berlangsung, cukup nonton dari rumah saja.
Karena saat ini masih berada di masa pandemi, kita melarang kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan karena itu sangat rentan dengan penyebaran Covid-19 secara masif," sambungnya.
Berharap ada kerjasama dengan banyak pihak agar gelaran Liga 2 ini bisa berjalan lancar sesuai rencana. Tidak timbul klaster baru selama gelaran berlangsung di Kota Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Perjuangan 20 Tahun Rosidah Besarkan Usaha Gula Merah Berbuah Manis dengan Dukungan KUR BRI
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran, Ini Daftar Lengkapnya
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop