Siswanto
Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)

SuaraJawaTengah.id - Polisi Madiun sedang menyelidiki keterangan keluarga yang menyebutkan seorang anak mereka melahirkan setelah dihamili genderuwo.

Polisi tidak percaya dengan penjelasan yang disampaikan nenek murid SMP itu. Penjelasan tersebut dinilai sama sekali tidak masuk akal.

Polisi menaruh curiga dengan beberapa orang dekat murid SMP itu.

Polisi menyebut ayah tiri selama ini tinggal bersama keluarga Bunga. Sedangkan, ayah kandung pernah bertemu Bunga pada Mei 2020.

Baca Juga: Bawa Pistol dan Rencanakan Penembakan Massal, Dua Murid SMP Ditangkap Polisi

"Kami sudah ambil sampel si bayi, ayah kandung Bunga (nama samaran), dan ayah tiri Bunga. Kami masih menunggu hasil,” kata Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan  di Joglo Mapolres Madiun dalam laporan Beritajatim.

Polisi menduga keluarga sedang menutup-nutupi kasus yang menimpa anggota keluarga mereka.

”Oleh karena itu, kami ambil sampel DNA-nya. Saat ini masih dalam pemeriksaan. Dari situ nanti akan terjawab siapa sebenarnya tersangka dari kasus ini. Sementara, kami tidak bisa asal sebut siapa saja yang terlibat,” kata Jury.

Polisi menyebut tidak mungkin Bunga dihamili genderuwo.

Baca Juga: Murid SMP Bawa Pistol ke Sekolah, Tembak 2 Teman dan Penjaga Hingga Cedera

Komentar