SuaraJawaTengah.id - Polisi Madiun sedang menyelidiki keterangan keluarga yang menyebutkan seorang anak mereka melahirkan setelah dihamili genderuwo.
Polisi tidak percaya dengan penjelasan yang disampaikan nenek murid SMP itu. Penjelasan tersebut dinilai sama sekali tidak masuk akal.
Polisi menaruh curiga dengan beberapa orang dekat murid SMP itu.
Polisi menyebut ayah tiri selama ini tinggal bersama keluarga Bunga. Sedangkan, ayah kandung pernah bertemu Bunga pada Mei 2020.
"Kami sudah ambil sampel si bayi, ayah kandung Bunga (nama samaran), dan ayah tiri Bunga. Kami masih menunggu hasil,” kata Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan di Joglo Mapolres Madiun dalam laporan Beritajatim.
Polisi menduga keluarga sedang menutup-nutupi kasus yang menimpa anggota keluarga mereka.
”Oleh karena itu, kami ambil sampel DNA-nya. Saat ini masih dalam pemeriksaan. Dari situ nanti akan terjawab siapa sebenarnya tersangka dari kasus ini. Sementara, kami tidak bisa asal sebut siapa saja yang terlibat,” kata Jury.
Polisi menyebut tidak mungkin Bunga dihamili genderuwo.
Baca Juga: Bawa Pistol dan Rencanakan Penembakan Massal, Dua Murid SMP Ditangkap Polisi
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Peringatan Keras Gubernur Luthfi untuk Kepala Daerah, OTT KPK Cukup Pati dan Pekalongan!
-
Pengusaha dan Pelindo Antisipasi Kepadatan Logistik Jelang Lebaran Meningkat
-
Jawa Tengah Bersiap Sambut 'Serbuan' Pemudik Lebaran 2026: Antara Kerinduan dan Kesiapan Darurat
-
Semen Gresik Gelar Berkah Ramadan Bersama Masyarakat Enam Desa di Rembang dan Blora
-
Buka Puasa Makin Seru, Transaksi QRIS BRImo di Kenangan Brands Dapat Cashback 40%