SuaraJawaTengah.id - Puluhan warga salah satu dusun di Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, memblokir pintu masuk kantor desa mereka sebagai ungkapan protes terhadap kepala dusun yang pernah digerebek karena diduga selingkuh dengan istri orang.
Warga melakukan aksi karena mendengar kabar kepala dusun tersebut akan masuk lagi ke kantor desa.
Mereka secara tegas menolak dipimpin kepala dusun yang dianggap sudah tercela itu.
“Kantor desa ini ditutup karena ada salah satu perangkat desa yang perilakunya tidak patut dicontoh masyarakat,” kata warga bernama Agus (36) dalam laporan Beritajatim, Jumat (1/10/2021).
Selain memblokir pintu masuk kantor desa, mereka juga menempelkan kertas berisi tulisan yang intinya menolak kepala dusun. Warga juga menaruh sejumlah pohon pisang di pintu masuk balai desa.
“Ini jangan sampai dibuka, kami tidak ingin kadus itu masuk ke kantor desa. Warga masyarakat sudah menolak,” katanya.
Warga bernama Kasmidi mengatakan kepala dusun itu digerebek warga ketika sedang berada di rumah istri orang pada tengah malam di bulan Januari 2021.
“Itu kejadiannya sudah sejak bulan Januari lalu. Saat digrebek oleh warga dia hanya pakai celana pendek. Banyak warga yang ikut gerebek, termasuk suami dari wanita itu,” kata Kasmidi.
Dalam laporan Beritajatim tidak disebutkan tanggapan kepala dusun yang dianggap sudah tercela itu.
Baca Juga: Petani Jagung Tuban Kewalahan Hadapi Serangan Tikus
Berita Terkait
-
Viral saat Distribusikan Air Bersih, Ini Harta Kekayaan Kepala Dusun Blora Rika Ristiana
-
Viral saat Distribusikan Air Bersih, Kepala Dusun Blora Rika Ristiana Punya Harta Kekayaan Segini
-
Biodata dan Profil Kepala Dusun Blora Rika Ristiana, Viral di TikTok saat Bagikan Air Bersih
-
Harta Kekayaan Rika Ristiana, Kepala Dusun Blora Viral saat Distribusikan Air Bersih
-
6 Fakta Nenek Jumirah Dapat Rp 4 Miliar dari Pembebasan Lahan Tol Jogja-Bawen Diperas Kadus Rp 1 Miliar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja