SuaraJawaTengah.id - Sebagian orang merasakan hari senin terasa sangat menyebalkan. Rasa cemas dan khawatir pun di rasakan menjelang hari senin, kenapa bisa demikian?
Waspada, bisa jadi Anda mengalami kondisi Monday Blues, yaitu sensasi malas dan lesu saat menjalani hari Senin.
Mengutip Healthline, Minggu (18/4/2021), bahayanya Monday Blues bisa bertahan dan merembet di hari setelahnya, Selasa, Rabu, Kamis, dan seterusnya. Maka bisa jadi Anda mengalami depresi menghadapi hari senin.
Secara klinis depresi ditandai suasana hati yang tertekan terus menerus. Seperti hilangnya minat dalam beraktivitas, yang memengaruhi kualitas hidup dalam waktu yang lama.
Adapun beberapa gejala Monday Blues ialah lesu, tegang, atau psikis yang berantakkan. Tanda lainnya yaitu rasa putus asa kronis, mudah tersinggung, gelisah hingga mengalami gangguan tidur.
Menurut Konsultan, Kathryn Ely kondisi Monday Blues biasanya disebabkan buruknya kebiasaan makan, tidur, dan berolahraga pada Jumat sore.
Bisa juga disebabkan adanya acara rapat, tugas besar hingga bertemu orang berpengaruh pada hari Senin yang sudah dijadwalkan.
Perlu diingat juga Monday Blues bisa jadi tanda Anda sudah tidak punya minta terhadap pekerjaan yang digeluti.
"Jika Anda tidak suka terhadap hal yang dilakukan, padahal melakukan hal yang biasanya Senin hingga Jumat. Maka hari Senin akan terasa seperti bebam yang besar menggelayuti kepala Anda," ungkap Ely.
Baca Juga: Mengenal Monday Blues? Kondisi Takut dan Stres Hadapi Hari Senin
Perlu diingat, jika Monday Blues pada dasarnya akan membaik dengan seiring berjalannya waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
GIIAS Semarang Kenalkan Ragam Teknologi Mobil Listrik, Changan Bawa BEV dan REEV
-
Aduan Warga Jateng Tak Boleh 'Menggantung', Ahmad Luthfi: Maksimal 24 Jam Harus Direspons!
-
Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!
-
Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang
-
Kecelakaan KA Argo Bromo, Pengamat: Kesalahan Masinis Tak Bisa Dilihat Secara Tunggal