SuaraJawaTengah.id - Sempat layu karena pandemi, kini tanaman Bonsai Beringin Dolar kembali menjadi trend baru bagi orang yang mempunyai hobi bonsai.
Akar yang lebih lebat membuat bonsai jenis itu lebih unik dibandingkan dengan bonsai jenis yang lain.
Penjual pohon bonsai, Asep mengatakan, keunikan Bonsai Beringin Dolar membuat jenis bonsai itu banyak dicari. Dia mengaku bonsai jenis itu memang sedang trand.
Menurutnya, Selain mempunyai akar yang lebih lebat, banyak yang menyukai jenis bonsai tersebut karena lebih mudah dirawat.
"Jenis Bonsai Beringin Dolar itu mempunyai akar lebih lebat, selain itu daun-daunnya juga lebih mudah dirawat," jelasnya saat ditemui di tokonya Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (5/10/2021).
Untuk jenis Bonsai Beringin Dolar harga yang paling mahal bisa sampai Rp 30 juta. Namun, di toko miliknya itu, pecinta Bonsai Beringin Dolar bisa mendapatkan dengan harga murah.
"Kalau di sini cuma Rp 7-10 juta saja," ujarnya.
Meski masih banyak yang mencari tanaman bonsai, selama pandemi penghasilannya turun drastis. Dalam satu bulan hanya 20 tanaman yang bisa dijual selama pandemi.
"Kalau pembeli setiap harinya pasti ada, kalau hitungan minggu paling 4-5 tanaman yang terjual," ujarnya.
Baca Juga: Bonsai Seharga Ratusan Juta Dipamerkan di Temanggung
Ketika pandemi dia hanya mengandalkan pembeli yang sudah berlangganan. Dia bersyukur, meski sepi dia masih mempunyai pemasukan dari para pelanggan.
"Dari awal pandemi menurun drastis, kita menunggu langganan yang datang ke kios," keluhnya.
Dia mengaku dari jualan bonsai itu, dalam, satu bulan dia bisa mendapatkan omset yang cukup fantastis sekitar Rp 40 juta setiap bulannya.
"Jika tidak pandemi biasanya bisa dapat lebih," ucapnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis