SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, mewacanakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di balai-balai desa guna mempercepat capaian target kekebalan kelompok di wilayah setempat.
"Bila diperlukan, pelaksanaan program vaksinasi dapat dilakukan juga di balai-balai desa," kata Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di Purbalingga, Senin.
Dengan demikian, kata dia, pelaksanaan program vaksinasi akan makin cepat dan sekaligus bisa mencegah kerumunan karena masyarakat makin memiliki banyak pilihan lokasi untuk vaksinasi.
"Karena animo masyarakat yang cukup tinggi, maka antrean vaksinasi di puskesmas juga meningkat, maka untuk menghindari kerumunan bisa dilaksanakan juga di balai-balai desa," katanya.
Bupati menambahkan pada saat ini pihaknya terus berupaya mempercepat program vaksinasi, terutama bagi lansia.
"Hal ini sesuai dengan instruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yaitu untuk mempercepat vaksinasi bagi lansia ," katanya.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga fokus pada pelaksanaan vaksinasi bagi guru dan pelajar guna mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).
"Kami juga akan mengintensifkan koordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah terkait dengan ketersediaan vaksin," katanya.
Bupati juga meminta seluruh masyarakat di wilayah ini untuk mendukung upaya percepatan program vaksinasi.
Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Gelar Swab Acak di Malioboro Sore Hari, Ini Alasannya
"Bagi yang belum diuntik vaksin, agar segera mendaftarkan diri untuk vaksinasi ke puskesmas-puskesmas di wilayah setempat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga Hanung Wikantono mengatakan menurut data terbaru total warga yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama ada sebanyak 299.720 orang.
Dia menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemutakhiran data guna mengetahui perkembangan capaian vaksinasi COVID-19 di wilayah setempat.
"Perkembangan program vaksinasi di Purbalingga cukup menggembirakan, bila merujuk data, maka sebanyak 299.720 orang yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama itu berarti 38,48 persen dari target 778.743 sasaran vaksinasi di wilayah ini," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
BNPB Siapkan Amunisi Tambahan, Pesawat Modifikasi Cuaca Siap Serbu Langit Jateng
-
Tutorial Cara Menggunakan Aplikasi Cek Bansos Resmi Pemerintah
-
Kenapa Snaptik Populer sebagai TikTok Downloader? Ini Alasannya
-
Fakta-Fakta Miris Erfan Soltani: Demonstran Iran yang Divonis Hukuman Mati
-
Suzuki Fronx vs Honda WR-V: Ini 9 Perbandingan Lengkap yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli