SuaraJawaTengah.id - Razia terhadap pekerja seks komersial dilakukan di berbagai tempat di Jawa Timur.
Baru-baru ini, lima belas PSK ditangkap saat sedang bekerja di daerah puncak Tretes, Jawa Timur.
Sebelum itu, tepatnya 1 November, petugas menangkap enam PSK yang mangkal di warung kopi Desa Plampang, Kabupaten Probolinggo.
Di belakang warung kopi itulah selama ini mereka melayani lelaki hidung belang.
Pada waktu penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Di kamar itu, terdapat beberapa sarung. Ada yang ditaruh di atas ranjang. Ada yang masih disimpan di kardus.
Dalam kasus razia di Tretes, Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasuruan menyerahkan PSK ke UPT Rumah Singgah Bina Karya Wanita Kota Kediri untuk dibina. Penjual minuman keras diserahkan ke polisi.
Sedangkan kasus di Probolinggo, PSK dibawa ke Polres Probolinggo. Kemudian mereka menjalani sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Kraksaan.
“Razia-razia tempat lokalisasi maupun miras (minuman keras) akan kami genjot. Apalagi sebelumnya, memang ada yang meninggal di depan warung esek-esek terlebih saat ini masih momentum pilkades, jadi harus terjamin untuk kamtibmas,” kata Kepala Satuan Reserse Sabhara Polres Probolinggo AKP Ahmad Jayadit. [Beritajatim]
Baca Juga: Anak Buah Pukul Mahasiswa, Kasatpol PP Aceh Barat Minta Maaf
Berita Terkait
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI
-
Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!
-
Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis