SuaraJawaTengah.id - Kedua tangan dan leher Sukis Eko Cahyono dibacok di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Siapa orang yang melakukan penganiayaan masih menjadi tanda tanya.
Polisi setempat belum bisa menangkapnya. Tapi kabar terbaru, aparat Mojokerto sudah mulai dapat mengidentifikasi ciri-ciri orang yang menganiaya Sukis. Pihak bewajib menduga pelakunya terdiri dari dua orang.
Sukis menderita luka parah akibat pembacokan itu.
Berangkat dari ciri-ciri yang telah diidentifikasi sebagai terduga pelaku, sejumlah polisi telah dikerahkan untuk melakukan pencarian ke sejumlah tempat yang diyakini menjadi tempat persembunyian.
Polisi belum dapat memberikan keterangan lebih jauh kepada jurnalis, apalagi mengenai motif penganiayaan. Motif akan diungkap setelah nanti pelakunya dibekuk.
"Ada beberapa barang bukti yang kita temukan di TKP yang nantinya jadi petunjuk, ada pisau dapur. Kalau melihat TKP bukan sekedar penganiayaan, tapi dari analisa kita perkelahian,” kata Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan.
Korban juga belum memberikan penjelasan lengkap karena dia masih mabuk minuman keras.
Pada waktu ditemukan pertamakali, Sukis tergeletak dengan tubuh bersimbah darah.
Baca Juga: Warga di Medan Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Begini Kronologinya
Bukan cuma Sukis yang menjadi sasaran pelaku, rumahnya juga diamuk. Itu terlihat dari tiang rumah Sukis rusak, bangunan bagian depan rumah rubuh, sebagian genting pecah berserakan. [Beritajatim]
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi
-
Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal
-
Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen
-
Dugaan Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Polsek Kajang, 4 Polisi Diadukan ke Mabes
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak