SuaraJawaTengah.id - Istri Bupati Kendal Chacha Frederica baru-baru ini membagikan pengalaman berharga selama ia menangani persoalan stunting di Kabupaten Kendal.
Perempuan yang kini menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal ini mengakui untuk menekan angka stunting bukan perkara mudah.
Melalui akun instagramnya, Chacha mengaku heran mengapa angka stunting di Kabupaten Kendal selalu meningkat. Padahal ia bersama timnya gecor sekali melakukan sosialisasi pencegahan ke masyarakat.
"Gak akan bosan saya sampaikan, karena saya gemes sekali dana bantuan tiap tahun bertambah untuk kasus penanganan stunting di Indonesia tapi kok ya kasus menurun tidak. Justru malah bertambah," kata Chacha melalui akun @chafrederica.
"Pasti ada yang salah di lapangan ini, mungkin kita nya sendiri perlu membuka diri untuk mau menerima ilmu baru tentang stunting. Jangan asal sosialisasi-sosialisasi tapi tidak terukur dan terarah," sambungnya.
Ibu satu ini mengakui kelimpungan untuk menekankan angka stunting di Kabupaten Kendal. Meski begitu, ia masih beruntung ada beberapa dokter dan profesor kenalannya mau membantu dirinya untuk menekan angka stunting.
"Alhamdulillah banyak dokter2 spesialis anak bahkan profesor sampai DSA yg sub spesialis nya nutrisi anak mau bantu kami yg di Kendal untuk upgrade ilmu. Fokus pada pencegahan stunting," jelasnya.
Ia pun meminta kepada tim dan lembaga terkait untuk lebih bersungguh-sungguh lagi menangani persoalan stunting ini. Chacha berharap Kabupaten Kendal bisa bebas dari kasus stunting.
"Pendamping keluarga atau siapapun yang turun ke lapangan harus memahami betul apa itu stunting. Kayak kita punya musuh, mau lawan musuhnya, tapi kita gak tau musuhnya apa dan siapa? Ya gimana kita bisa mau ngelawan," jelasnya.
Baca Juga: 5.392 Anak di Kota Bogor Alami Stunting, Sekda Syarifah Sebut Penyebabnya Karena Ini
"Jadi saya rasa bukan hanya sekedar bantuan pemberian makanan. Tapi pemahaman apa itu stunting, faktor2 nya, bahaya2 nya, dan juga pencegahannya. Jadi masyarakat tau betul apa yang harus dimakan dan kenapa. Makan bergizi bukan berarti harus mahal ya," pungkasnya.
Sontak saja curhatan Chacha Frederica itu menuai perhatian warganet. Akan tetapi tak sedikit dari mereka justru menyoroti unggahan video mengenai kegiatan Chacha Frederica yang terbalik.
"Kok videonya kebalik bu," ujar akun @refyadha**.
"Hp nya sampai ku putar," cetus akun @triwinar**.
"Kupikir mata saya yang salah, eh ternyata bener pada komen videonya ke balik," sahut akun @amanda**.
"Anti mainstream video, love it," timpal akun @nunun**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat