SuaraJawaTengah.id - Ralf Rangnick dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk menjadi manajer sementara Manchester United hingga akhir musim.
Pria yang dijuluki 'Bapak Gegenpressing' itu rencananya akan dikontrak hingga 2024. Ia menyetujui kontrak enam bulan sebagai pelatih sementara sampai akhir musim. Setelah itu, Ralf Rangnick akan menjabat sebagai konsultan klub selama dua musim.
Kabar segera merapatnya Direktur Olahraga dan Pengembangan di Lokomotiv Moskow ke publik Old Trafford salah satunya diketahui dari laporan jurnalis asal Italia Fabrizio Romano.
"Manchester United mengkonfirmasi kepada Ralf Rangnick peran konsultasinya dari Juni 2022 hingga 2024. Tetapi Ralf akan tertarik untuk mengambil peran manajer penuh waktu jika ditawarkan," ujar Fabrizio Romano melalui akun twitternya.
Dalam laporan tersebut, Fabrizio mengatakan bahwa Ralf Rangnick akan bergabung ke Manchester United minggu depan. Setelah urusan izin kerjanya di Inggris tuntas.
"Kamp Rangnick bekerja dengan izin kerja, butuh waktu, dia rencana tiba minggu depan," jelasnya.
Dalam laporan lainnya yang tulis Fabrizio Romano, pelatih Liverpool Juergen Klopp rupanya was-was dengan kedatangan sang guru ke Premier League. Pasalnya pria berusia 63 tahun itu sarat akan pengalaman di kancah dunia sepak bola.
Terlebih Ralf Rangnick dikenal jago menyulap klub kecil menjadi klub yang disegani di Bundesliga. Sejak 1983, Ralf Rangnick setidaknya telah menangani sepuluh klub, termasuk Stuttgart, Hannover, Schalke, Hoffenheim dan RB Leipzig.
Tak ayal, kedatangan Ralf Rangnick ke Manchester United patut diwaspadai oleh seluruh klub Premier League. Dipastikan permainan Setan Merah akan lebih atraktif di tangan pencetus 'Gegenpressing'.
Baca Juga: Ralf Rangnick ke Manchester United, Klopp: Kabar Buruk untuk Klub Liga Premier
"Manchester United akan teroganisir di lapangan. Itu jelas bukan kabar baik bagi tim lain," ungkap Jurgen Klopp.
Klopp pun tak sungkan memberi pujian kepada Ralf Rangnick. Karena berkat mengadopsi 'Gegenpressing', ia sukses mempersembahkan banyak gelar untuk Liverpool.
"Dia adalah manajer yang sangat berpengalaman, dia terkenal karena sering membangun klub dari bawah," pungkasnya.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis