SuaraJawaTengah.id - Pelaku pembunuhan terhadap istri sendiri di Desa Dukuhjati Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Trisno (35) tewas bunuh diri saat akan ditangkap.
Polisi menyebut pelaku tak mau dicerai sehingga merencanakan membunuh korban.
Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at mengatakan, penusukan yang dilakukan pelaku terhadap istrinya, Masrukha (32) hingga tewas dipicu permasalahan keluarga. Pelaku dan korban sedang dalam proses cerai.
"Sebelumnya antara pelaku dan korban sudah ada permasalahan keluarga selama enam bulan. Korban sudah ajukan gugatan cerai," kata Arie saat konferensi pers, Jumat (26/11/2021).
Menurut Arie, perbuatan pelaku merupakan pembunuhan berencana. Sebab pelaku sudah menyiapkan pisau dan menunggu korban di lokasi kejadian.
"Saat kejadian, korban sedang membelikan jajan anaknya yang berusia 4 tahun di warung. Jarak warung sekitar 50 meter dari rumah pelaku. Ketika pulang dari warung, pelaku sudah menunggu di gang, terjadi cekcok mulut. Kemudian korban didapati sudah bersimbah darah dengan luka tusuk di leher dan perut. Pelaku lalu kabur," jelasnya.
Meski demikian, pelaku dipastikan tak bisa diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya. Penanganan kasus tersebut dihentikan demi hukum karena pelaku sudah meninggal.
"Kasus ini dihentikan demi hukum karena pelaku meninggal. Yang akan kita lakukan adalah pendampingan kepada anak korban yang berusia 4 tahun dan 9 tahun. Anak yang berusia 4 tahun melihat langsung kejadian, jadi kita berikan trauma healing," ujar Arie.
Kasatreskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya menambahkan, pelaku belum sempat diperiksa untuk mengetahui motif perbuatannya karena kondisinya kritis usai mencoba bunuh diri menggunakan pisau saat akan ditangkap.
Baca Juga: Nagita Slavina Melahirkan Anak Kedua, Istri Bupati Kendal Sampaikan Doa Mengharukan
Namun berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, motif pembunuhan yang dilakukan pelaku adalah permasalahan keluarga.
"Motif dalam kasus ini adalah permasalahan keluarga. Pelaku tidak mau dicerai oleh istrinya. Sebelumnya pelaku juga sudah pernah coba bunuh diri dengan minum obat untuk rumput dan dirawat di rumah sakit," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, pelaku penusukan terhadap istri sendiri hingga tewas di Desa Dukuhjati Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Trisno alias Slamet (35) akhirnya berhasil ditangkap setelah buron selama lima hari. Namun, tak lama usai diringkus, pelaku meninggal di rumah sakit.
Keberadaan Trisno terendus polisi di sebuah rumah di Desa Lebaksiu, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal. Polisi lalu datang menyergap pelaku di rumah milik mantan bosnya itu pada Jumat (26/11/2021) dini hari.
Namun kedatangan polisi diketahui pelaku sehingga dia langsung lari ke kamar mandi dan menusukkan pisau ke dadanya sendiri. Sempat dibawa ke rumah sakit, nyawa pelaku tak terselamatkan.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Arus Mudik Lebaran 2026: Kalikangkung Jadi Titik Krusial, Kenaikan Kendaraan Capai 3 Ribu per Jam
-
Tedjowulan dan PB XIV Hangebehi Kompak Bagikan Sembako ke Abdi Dalem
-
Dari Salatiga untuk Dunia: Kilau Post Modeling Pukau Gema Raya Putrajaya Fashion Week 2026 Malaysia
-
Meningkat! Arus Kendaraan di Tol Kalikangkung Semarang Capai 3 Ribu Per Jam
-
5 Pilihan Hotel Mewah di Semarang yang Dekat dengan Pusat Kota, Apa Saja Pilihannya?