SuaraJawaTengah.id - Sinyal Partai Gerindra mendekati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP mulai terlihat. Bahkan hal itu disampaikan blak-blakan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani.
Sekjen Partai Gerindra itu meminta kadernya, terutama yang ada di Provinsi Jawa Tengah untuk belajar membangun militansi dan pengelolaan partai kepada PDIP.
"Kami ingin belajar sama 'njenengan' (PDIP), bersama-sama. Indonesia ini terlalu luas jika diurus sendirian. Yang penting pada 2024, jangan jauh dari PDIP, kalau bisa, teman-teman Gerindra diberi ruang sedikitlah," kata Muzani dikutip dari ANTARA saat memberikan arahan pada Peresmian Kantor Sekretariat DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Minggu (29/11/2021).
Hal tersebut disampaikan Muzani tanpa alasan, karena di provinsi lain, partai politik pemenang pesta demokrasi sudah terbiasa bergantian, kecuali di Jateng.
"Di Jabar, Jatim, Banten atau bahkan di DKI Jakarta bergantian partai, namun di Jateng, PDIP selalu mendominasi dan saya mengakui Jateng memang jadi kandang banteng," ujarnya.
Pada kesempatan itu, satu-satunya parpol yang hadir adalah PDIP yang diwakili Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan dan pengurus DPC PDIP Kota Semarang.
Dari Partai Gerindra hadir Waketum DPP Gerindra Sugiono, pengurus DPP Prasetyo Hadi, Ketua DPD Gerindra Jateng Abdul Wachid, Sekretaris DPD Gerindra Sriyanto Saputro, dan Wakil Ketua DPD Gerindra Jateng Yudi Indras.
Di hadapan dua kader PDIP tersebut, Muzani menyampaikan alangkah baiknya jika partai bekerja sama karena sudah tidak saatnya saling bersitegang.
Muzani memuji kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo mulai dari pembangunan infrastruktur, kawasan industri hingga soal rencana pembangunan ibu kota baru yang harus terus dilakukan setelah masa pemerintahan Jokowi-Maruf Amin berakhir.
Baca Juga: Anggiat Telah Minta Maaf pada Ibu Arteria, Ini Sederet Kontroversi Arteria Dahlan
"Dalam pandangan kami, Pak Prabowo orang yang tepat melakukannya. Saya berharap doa saya saat mengatakan itu tadi diamini teman-teman PDIP," ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir.
Usai acara, Muzani mengatakan kepada wartawan mengenai keharmonisan Partai Gerindra dan PDIP juga terjadi dengan parpol lain.
"Semua (parpol) berhubungan baik karena merupakan sahabat dan kawan seperjuangan," katanya.
Saat ditanya apakah hubungan baik Partai Gerindra dan PDIP akan berujung pada koalisi Pemilu 2024, Muzani berharap demikian. "Mudah-mudahan," ujarnya.
Kendati demikian, Muzani menyebut jika peluang koalisi dengan parpol lain terbuka meskipun sampai saat ini waktu pelaksanaan pemilu belum dipastikan.
Ketika dimintai tanggapan bakal pasangan calon presiden Prabowo-Puan Maharani yang ramai di berbagai media sosial, Muzani hanya mengatakan "Gak apa-apa, bagus-bagus saja,".
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha