SuaraJawaTengah.id - Sepanjang 15 tahun menjalin rumah tangga, Sukalam harus menelan kenyataan pahit.
Dia dikhianati sang istri yang berselingkuh dengan seorang oknum anggota polisi di Kabupaten Pati.
Yang jauh menyakitkan baginya, pasangan selingkuh sang istri adalah kerabatnya sendiri.
Meski getir, pria berumur 41 tahun ini mengaku, masih menaruh cinta pada ibu dari anaknya.
Bahkan, setelah kemelut yang berujung pelaporan ke Propam Polda Jateng, terkait dugaan kasus perselingkuhan sang oknum polisi dan si istri.
Sukalam dan sang istri masih tinggal serumah. Meski tidak lagi tidur di satu ruang.
"Rasa sayang masih ada, tetapi tidak sama seperti dulu. Istri masih di rumah saya, tetapi beda kamar," katanya saat dihubungi Suara.com, Rabu (1/12/2021).
Sukalam bercerita, mulai membangun pondasi cinta dengan sang istri di singgasana pelaminan pada 6 Juni 2006 silam.
Lantaran ingin memperbaiki nasib perekonomian keluarga barunya. Tak lama berselang setelah menikah. Sukalam memutuskan untuk merantau ke negeri orang.
Baca Juga: AHHA PS Pati Berhasil Bertahan di Liga 2, Reaksi Zulham Zamrun Ini Panen Kecaman
"Tahun 2006 saya memutuskan bekerja jadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan, hingga tahun 2009," terang warga Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal itu.
Jerih Payah
Setelah kepulangannya kembali ke kampung halamannya, ia mencoba menjalankan usaha dengan modal dari hasil jerih payahnya di Negeri Ginseng.
Hanya saja, roda nasib belum berpihak yang memaksanya untuk mencoba peruntungan di negeri orang kembali. Kala itu diputuskan, ke Negeri Sakura.
"Tahun 2016 hingga 2021 saya kembali menjadi perantau, tetapi di Jepang," jelasnya.
Namun rasa rindu akan keluarganya, sekembalinya dari perantauan di bulan Juni, dibalas dengan kegetiran.
Pasalnya, sang istri kedapatan berselingkuh dengan oknum polisi di Pati berpangkat Bripka.
"Awalnya saya tidak menaruh curiga, saat dia (Istri) pergi ke pasar. Seminggu bisa 3-5 kali ke pasar," ungkap Sukalam.
Sang istri, semula tidak mengaku dengan kebenaran akan hubungan gelap dengan sang oknum.
Namun setelah didesak bertubi-tubi, perempuan berusia 31 tahun itupun mengaku menjalin hubungan terlarang dengan orang lain.
"Saya curiga dan ternyata setelah saya telusuri tiga pekan lamanya. Istri saya ternyata berselingkuh dengan oknum polisi yang masih bersaudara jauh dengan saya," beber Sukalam.
Dalam penelusurannya, Sukalam pun mendapatkan barang bukti perselingkuhan, berupa flasdisk.
Direkam
Di dalam flasdisk, tersimpan hubungan badan antara sang istri dan oknum polisi di sebuah kamar hotel di Kecamatan Tayu.
"Videonya panjang, saya tidak pantau durasinya karena tidak kuat untuk melihatnya. Flasdisk sudah saya serahkan ke Polda untuk dijadikan barang bukti," sebutnya.
Sontak, keharmonisan dua orang tersebut runtuh seketika, akibat kehadiran orang ketiga. Terlebih hubungan haram itu telah berlangsung 1,5 tahun lamanya, di belakang Sukalam.
"Perbuatan itu menurut istri saya berulang. Bahkan terjadi juga di bulan Ramadan, katany istri, dia ditarik ke kamar untuk melakukan itu," tuturnya.
Sukalam mengungkapkan, sebelum menikah dengan perempuan itu. Antara sang oknum dan si istri dulunya merupakan tetangga di Gulangpongge, hanya saja beda RT.
"Mereka sudah kenal lama karena dulunya tetanggaan. Si oknum juga sudah beristri dan pindah domisili," lanjutnya.
Diberitakan Suara.com sebelumnya, seorang oknum polisi di Kabupaten Pati, diduga melakukan perselingkuhan dengan seorang perempuan yang telah bersuami.
Mirisnya, hubungan tak senonoh itu, didokumentasikan melalui video. Sehingga akhirnya diketahui sang suami.
Sang suami sekaligus pelapor, Sukalam mengatakan, telah melaporkan perbuatan bejat tersebut kepada Polda Jateng.
Dengan surat tanda penerimaan laporan bernomor STPL/89/VIII/2021/Yanduan. Sidang kode etik pun telah dilangsungkan di Mapolres Pati, Selasa (30/11/2021) kemarin.
Kontributor : Fadil AM
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin