SuaraJawaTengah.id - Pasca erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Sabtu (6/12/2021), sore proses pencarian korban hingga penanganan bencana terus dilakukan berbagai relawan.
Namun dalam setiap proses itu, ada pemandangan yang pastinya sudah tak asing saat penanganan bencana. Yakni mobil Hagglund milik Palang Merah Indonesia (PMI).
PMI menerjunkan 2 unit mobil Hagglund ke lokasi erupsi Gunung Semeru yang berangkat dari pangkalannya di Cileungsi Kabupaten Bogor dan diperkirakan tiba di Posko PMI Kabupaten Lumajang, Senin (6/12/2021) siang.
PMI Lumajang, lanjutnya, akan menempatkan 2 Hagglund di dua sisi jembatan Gladak Perak, tepatnya di Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Jembatan itu putus diterjang lahar dingin letusan Gunung Semeru.
Baca Juga: Sujiwo Tedjo Persilahkan Para Menteri ke Semeru: Kecuali yang Satu Ini, Nanti Bikin Ribut
Detailnya, 1 unit ditempatkan di posisi akses menuju Kecamatan Candipuro dan 1 unit di Kecamatan Pronojiwo, yaitu akses melewati Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.
Kendaraan Hagglund ini tidak hanya difungsikan membantu pencarian korban dan evakuasi warga. Rencana, Hagglund digunakan mengangkut bahan makanan ke pos-pos pengungsian yang tidak bisa dilintasi kendaraan biasa.
Hagglund memiliki ketangguhan bisa melintasi jalur yang dipenuhi debu vulkanik dengan suhu sampai 60 derajat celcius. Kendaraan multifungsi Hagglund ini memiliki roda rantai yang bisa melintasi medan dengan suhu panas.
“Bak bagian belakang bisa digunakan mengangkut barang serta manusia. Membantu evakuasi korban di daerah yang sulit dijangkau kendaraan biasa dan mencari korban yang tertimbun debu vulkanik serta lahar dingin,” tulis tim Media PMI dikutip dari Solopos.com--jaringan Suara.com.
Sekadar informasi, kendaraan Hagglund PMI ini beberapa kali diterjunkan membantu evakuasi korban letusan gunung.
Baca Juga: Update Erupsi Gunung Semeru, BNPB: Sebanyak 14 Orang Meninggal Dunia
Beberapa di antara, erupsi Gunung Merapi tahun 2010, erupsi Gunung Kelud tahun 2011, dan erupsi Gunung Sinabung tahun 2013.
Berita Terkait
-
Sugianto, PMI di Korsel Dilabeli Pahlawan Tersembunyi, Diangkat Jadi Duta di Indonesia
-
Penyaluran KUR Pekerja Migran Pindah ke BP2MI: Ini Kata Menteri UMKM
-
Tragis! Ratusan Warga Muslim Myanmar Jadi Korban Gempa saat Salat Dalam Masjid
-
Pekerja Indonesia Disarankan Tak ke Myanmar, Kamboja dan Thailand: Rawan TPPO!
-
Segel Kantor Penyalur PMI di Bekasi, Menteri Karding Ancam Cabut Izin PT MIA Selamanya, jika...
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara