Dari jumlah ini, pengaruh Suku Jawa dalam perjalanan menuju kemerdekaan dan perpolitikan tentunya lebih besar meskipun dasar yang digunakan adalah Demokrasi di mana suara terbanyak adalah sebuah kemufakatan tapi tidak menekan kebebasan minoritas.
Selain itu, secara demografis, suku Jawa adalah kelompok masyarakat paling dominan di Indonesia dengan jumlah lebih dari 40 persen. Ditambah, pulau Jawa sejak zaman Kerajaan Majapahit hingga sekarang menjadi pusat pemerintahan, sehingga tokoh-tokoh politisi dari suku Jawa mendominasi.
Dengan sistem pemilihan saat ini, yaitu pemilihan presiden secara langsung dipilih oleh rakyat, jumlah orang Jawa yang mayoritas cenderung memilih calon presiden dari Suku Jawa, meskipun tidak semua suku Jawa ikut berpartisipasi dalam pemilihan presiden.
Karena inilah, hampir semua presiden yang memimpin dari awal kemerdekaan hingga sekarang didominasi oleh suku Jawa. Hal ini berdasarkan asas demokrasi yang berlaku di Indonesia, di mana kaum mayoritas selalu mendapatkan tempat dalam pemerintahan.
Apalagi, Indonesia sangat sensitif dengan isu-su yang berbau SARA, sehingga akan lebih aman jika sosok presiden berasal dari kelompok suku terbanyak. Akan tetapi, bukan hal yang tidak mungkin jika kedepannya, Indonesia akan dipimpin oleh presiden yang bukan berasal dari suku Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis