SuaraJawaTengah.id - Relawan Anies membuat kejutan di Jawa Tengah. Mereka mendeklarasikan dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu maju di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
Ratusan sukarelawan Sobat Anies menggelar deklarasi nasional di Hotel Lorin Solo, Colomadu, Karanganyar, Minggu (12/12/2021) siang.
Menyadur dari Solopos.com, relawan Sobat Anies mengusung slogan atau tagar Indonesia Harus bersama Orang Baik, mereka siap mengampanyekan capaian kinerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Mereka juga akan meng-counter kampanye negatif terhadap Anies. Inisiator Deklarasi Nasional Sobat Anies, Loeh Sukmo Kuncoro, mengatakan deklarasi itu untuk menyatukan semangat, tekad, dan niat yang sama untuk perubahan Indonesia. Anies diharapkan bisa membawa perubahan besar.
Ihwal nama Sobat Anies, Loeh mengatakan itu merupakan singkatan dari Santun Orangnya, Baik Akhlak dan Tuturnya. “Sebagai relawan kita juga harus meneladani yang beliau ajarkan kepada kita. Sobat Anies adalah paradigma baru relawan indonesia,” ujarnya.
Konsep santun dalam pergerakan, menurut Kuncoro yang diwawancarai di sela-sela deklarasi Sobat Anis, artinya menjauhi caci maki, hujatan, dan ujaran kebencian. Sebab cacian dan hujatan dinilai malah akan membuat masyarakat tidak bersimpati.
Konsep politik keras dinilai tak lagi relevan. “Kebanyakan orang berpikir politik itu harus keras, politik harus saling menjatuhkan. Bukan! Jadi kita bangun politik itu secara asyik, orang menikmati politik itu dengan senang. Kita tak lagi berbicara ada kecebong-kampret, 01 dan 02,” katanya.
Kuncoro menjelaskan jalur pergerakan Sobat Anies ada dua, yaitu aksi di lapangan dan aksi di media sosial (medsos). Sinergitas antara kekuatan lapangan dengan medsos akan dilakukan secara terpadu. Juga akan dibentuk koordinasi pusat-daerah.
Wadah Pergerakan Lapangan
Baca Juga: Anies Pamer Pembangunan JIS Sudah 80 Persen Lebih, Warganet ke Giring: Nggak Usah Masuk Ya
Contohnya untuk wadah pergerakan lapangan akan ada koordinator Sobat Anis dari pusat hingga tingkat tingkat rukun tetangga (RT). “Nanti sampai korcam dan insya Allah sampai korte, dan setiap kabupaten itu juga dibentuk koordinator medsos,” ujarnya.
Dengan jejaring seperti itu, menurut Kuncoro, apa yang menjadi isu di tingkat nasional bisa disampaikan hingga tingkat bawah. Sebab jejaring sukarelawan Sobat Anies sudah ada dari tingkat pusat hingga daerah, serta telah terintegrasi.
“Sehingga ketika ada isu di daerah pun bisa kita angkat ke nasional. Itu yang kita bangun di medsos, karena kita harus paham sekarang era modern, era digital. Orang sekarang pegang gadget dan pengguna medsos sangat tinggi,” ungkapnya.
Berdasarkan data yang diperoleh Kuncoro pengguna medsos di Indonesia sangat banyak. Pengguna Whatsapp sebanyak 202 juta akun, Facebook 145 juta akun, Instagram 91 juta akun, Twitter 14 juta akun, serta Telegram sekitar 25 juta akun.
Kuncoro menjelaskan dari seluruh pengguna medsos adan 80 persen hingga 90 persen sebagai silent reader atau pembaca diam. Mereka tergolong orang-orang yang berpendidikan, dan cenderung tidak suka dengan politik yang saling mencaci maki.
“Sobat Anies melalui medsos diupayakan menghindari politik yang tidak baik. Maka dari itu kita bangun di seluruh daerah baik relawan lapangan maupun medsos untuk disinerjikan. Kita mendukung orang baik dengan cara yang baik juga,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan