SuaraJawaTengah.id - Puluhan ribu anak usia 6-11 tahun di Kota Tegal mulai divaksin Covid-19, Rabu (15/12/2021). Terdapat sejumlah anak yang ketakutan hingga menangis saat disuntik vaksin.
Vaksinasi tersebut digelar di alun-alun Kota Tegal mulai pukul 08.00 WIB. Di lokasi itu, disediakan dua tempat vaksinasi untuk siswa TK atau PAUD dan SD kelas 1-5.
Anak-anak yang sudah dijadwalkan untuk divaksin datang dengan diantar oleh guru dan orang tua masing-masing. Mereka ada yang datang berombongan dengan menaiki mobil sekolah, angkot, dan sepeda motor. Ada juga yang dijemput menggunakan mobil dan bus milik Pemkot Tegal.
Antusiasme terlihat dari anak-anak yang akan divaksin serta para orang tua yang mengantar dan mendampingi. Mereka disambut sejumlah pria dan wanita berkostum badut.
Badut-badut tersebut sengaja disewa pemkot untuk menghibur dan menciptakan suasana menyenangkan bagi anak-anak yang akan divaksin.
Meski demikian, ekspresi tegang dan takut terlihat di raut muka sejumlah anak ketika akan disuntik vaksin. Bahkan, ada anak yang sampai menangis. Mereka pun coba dihibur dan ditenangkan saat disuntik dan kemudian menjalani observasi.
Salah satu orang tua siswa PAUD yang divaksin, Yeni (36) mengaku sempat khawatir saat anaknya, Muhammad Abdullah Faqih (6) akan divaksin.
"Tadinya ada khawatiran, tapi bagaimana lagi, demi kesehatan anak, nggak apa-apa. Biar cepet sekolah normal lagi. Anaknya juga sehat-sehat saja, tidak takut," tutur warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur itu.
Yeni mengatakan, dia dan anaknya datang ke lokasi vaksin menaiki angkot bersama teman-teman satu PAUD sang anak. Sehari sebelum vaksinasi, anaknya hanya diberi tahu akan diajak sekolah untuk jalan-jalan ke alun-alun.
Baca Juga: Catat! Ini Lokasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Anak 6-11 Tahun
"Saya bilangnya semalam gini 'di PAUD besok ada jalan-jalan ke alun-alun'. Terus sampai sini baru tahu mau disuntik vaksin karena lihat ada dokter. Dia nggak nangis. Pas disuntik juga nggak nangis," ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Tegal Johardi mengatakan, Kota Tegal menjadi daerah yang sudah diperbolehkan untuk melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021.
"Kota Tegal sudah boleh vaksinasi anak usia 6-11 tahun karena dari sisi capaian vaksinasi sudah lebih dari 70 persen, termasuk sasaran usia di atas 60 tahun dan pra lansia kita juga sudah hampir 70 persen," ujar Johardi saat meninjau lokasi vaksinasi.
Menurut Johardi, sasaran vaksinasi tersebut sebanyak 29.000 anak usia 6-11 tahun berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
"Dari data 29.000 anak yang jadi sasaran, 22.873 anak merupakan siswa PAUD dan SD yang terdata di Dinas Pendidikan. Kemudian 7.000 lainnya itu ada yang mungkin belum masuk sekolah atau pendidikannya di pesantren," jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Ismail Fahmi mengatakan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun tahap pertama akan digelar selama 10 hari hingga 24 Desember. "Di hari pertama ini, targetnya 1.500 anak yang divaksin. Mudah-mudahan tercapai sampai 24 Desember nanti," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal
-
Hutan Rapat dan Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet