SuaraJawaTengah.id - Warga Kabupaten Boyolali segera memiliki stadion kebanggan yang jgua bertaraf internasional.
Hal itu seiring Pemkab Boyolali menyatakan Stadion Kebogiro di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, kini sudah siap digunakan untuk gelaran pertandingan sepak bola.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali Supana di Boyolali, Kamis, mengatakan pembangunan Stadion Kebogiro yang digagas oleh Bupati Boyolali sebelumnya, Seno Samodro, dilakukan secara bertahap sejak 2018 dengan anggaran sekitar Rp53,199 miliar.
"Stadion Kebogiro Cepogo Boyolali sudah selesai pembangunannya, dan kini sudah diresmikan oleh Bupati Boyolali M Said Hidayat dan didampingi Wakil Bupati Wahyu Irawan pada Rabu (15/12/2021) malam," kata Supana dikutip dari ANTARA, Kamis (16/12/2021).
Supana mengatakan pembangunan Stadion Kebogiro di Desa Paras Cepogo itu dimulai pada 2018 dengan pembelian tanah dan penataan kawasan.
Pembangunan stadion kemudian dilanjutkan pada 2019 dengan lapangan sepak bola dan tribun. Pembangunan kembali dilanjutkan pada 2020 dengan pagar keliling stadion, trotoar dan penataan lingkungan stadion. Sedangkan, saat ini, pada 2021, telah terbangun tribun VVIP sebanyak tiga lantai yang dilengkapi dengan videotron.
"Pembangunan Stadion Kebogiro hingga saat ini sudah menghabiskan anggaran Rp53.199.445.719," ujar Supana.
Dia mengatakan stadion tersebut dengan dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain lobi, aula, ruang pemanasan dan mushola di lantai satu, serta ruang pelatih dan tim, ofisial, ruang panel, ruang pantry, ruang medis dan hall team di lantai dua.
Stadion Kebogiro juga dilengkapi fasilitas ruang direksi, wasit, ruang pijat, tempat berendam, ruang penjaga, ruang panitia, toilet, tribun, ruang mediashoot dan komentator.
Baca Juga: Update Aktivitas Gunung Merapi: Hujan Abu Vulkanik Terjadi di Boyolali
Sementara itu, Bupati Boyolali M Said Hidayat mengapresiasi pembangunan stadion berstandar internasional kebanggaan masyarakat Boyolali tersebut, yang berawal dari mimpi Bupati Boyolali sebelumnya, Seno Samodro.
"Stadion ini megah, memiliki panorama yang indah di lereng Gunung Merapi dan di jalur wisata Solo-Selo-Borobudur (SSB) yang strategis," tutur Said.
Dia pun berharap Stadion Kebogiro dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten boyolali, sekaligus mendorong prestasi olahraga, serta menjadi penyemangat bagi generasi generasi berikutnya di Boyolali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas
-
Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri