SuaraJawaTengah.id - Siapa sangka kulit jeruk bisa diolah menjadi camilan yang enak dikonsumsi. Hal itu terlihat di Banjarnegara di mana kulit jeruk yang selama ini dibuang begitu saja diolah menjadi manisan warna warni.
Selama ini, kulit jeruk hanya dianggap sebagai limbah setelah diambil dagingnya atau diperas airnya. Sekelompok ibu-ibu UKM Syafida Banjarnegara mengolah kulit jeruk menjadi manisan dengan rasa dan tampilan yang menarik.
Jika dilihat sekilas, potongan kecil warna warni bernuansa natal ini tidak nampak seperti kulit jeruk. Apalagi ditambah dengan taburan gula yang menjadikan manisan ini tampak menggiurkan.
Pembuat manisan kulit jeruk, Supri Endang Susilowati mengatakan dirinya mendapatkan ide ketika dirinya sedang membuat sari jeruk lemon. Sisa produksi sari jeruk lemon yang sudah ia geluti ternyata menyisakan keresahan.
"Saya kan membuat sari lemon murni, habis diambil airnya kulitnya numpuk. sayang kalau mubazir. Nah disitulah muncul ide untuk memanfaatkan limbah kulit jeruk," ungkap dia kepada Suarajawatengah.id, Selasa (22/12/2021).
Ia juga menyebut, kandungan nutrisi buah selain ada pada daging dan air juga ada pada kulitnya. Kulit lemon mengandung vitamin C, mineral dan serat yang bermanfaat bagi tubuh manusia.
"Karena kulit jeruk lemon punya nutrisi bagus untuk kesehatan jadi kita olah agar tidak sia sia," ujar dia.
Bahan baku untuk pembuatan manisan ini adalah kulit jeruk yang masih segar. Sementara proses pembuatan manisan kulit jeruk lemon hampir sama dengan membuat manisan pada umumnya.
"Kualitas kulit harus fresh , kalau dibiarkan sehari saja sudah busuk. Pokoknya setelah jeruk diperas kulitnya langsung diolah," tutur Endang.
Baca Juga: Pohon Natal Setinggi 12 Meter Hiasi Pusat Perbelanjaan di Medan
Mula mula kulit jeruk yang sudah dipilah, dicuci hingga bersih kemudian rendam dengan air kapur sirih.
Setelah direndam selama kurang lebih empat jam, angkat kulit jeruk dan bilas dengan air bersih.
Kemudian kulit jeruk dimasak dengan air gula dan beri pewarna makanan sesuai selera lalu aduk. "Setelah air gula menyusut dan meresap pada kulit jeruk, kemudian taburi gula pasir kemudian jemur hingga kering," terang dia.
Untuk saat ini, produksi manisan kulit lemon masih terbatas. Hal itu dikarenakan oleh ketersediaan bahan baku.
"Kami belum ready stok. Kemarin sempat ada pesanan tapi kami masih mencari bahan baku. Karena ide awal kami memanfaatkan yang tadinya terbuang. Jadi selama ini saya produksi manisan kulit jeruk pas bikin sari lemon," ungkap Endang.
Salah satu penikmat manisan, Darno menyebut rasa manisan kulit jeruk unik dan tidak menyisakan rasa pahit. Menurut dia, tampilan manisan juga sangat cocok untuk camilan hari raya natal.
"Rasanya manis dan segar. Karena ini dari bahan kulit jeruk asli jadi aroma dan rasanya jeruk banget, jadi bukan perisa. Dan ini cocok untuk natal sebagai camilan atau hampers," ungkap dia saat pameran produk UKM binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) di Pendopo Dipayudha Adigraha Banjarnegara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha