SuaraJawaTengah.id - Berbagai langkah strategis dilakukan banyak pihak untuk terus menggenjot vaksinasi Covid-19 demi mencapai herd immunity.
Salah satunya dilakukan jajaran Polres Pekalongan. Menindaklanjuti instruksi Kapolda Jateng yang menekankan Operasi Lilin Candi 2021 dengan mengedepankan penerapan protokol kesehatan, Polres Pekalongan menggelar Vaksinasi Drive Thru bagi pemudik nataru yang melintas di wilayahnya.
Kegiatan vaksinasi dilaksanakan di Pos Pelayanan Terpadu yang terletak di kawasan International Batik Center (IBC) Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.
Warga yang melakukan perjalanan melewati Pekalongan selama Natal hingga Tahun Baru bisa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 ketika mengkuti vaksinasi dengan model Layanan Tanpa Turun atau Drive Thru.
Pelaksanaan vaksinasi Drive Thru yang digelar Polres Pekalongan ini rencananya akan dilakukan selama 10 hari ke depan terhitung dari tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2021.
Harapan nantinya dapat menjangkau para pendatang maupun pemudik Nataru dari luar kota yang belum tersentuh vaksin dosis pertama maupun kedua.
“Pemudik bisa singgah di jalur Pantura di IBC (Wiradesa), di situ sangat potensial untuk warga yang nantinya mudik, yang belum vaksin langsung bisa vaksin baik pertama maupun kedua. Adapun setiap harinya disediakan ratusan dosis vaksin," kata Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, Jum’at (24/12/2021)
AKBP Arief menambahkan, semua pemudik bisa memanfaatkan vaksinasi drive thru tersebut. "Semua jenis vaksin kita siapkan. Jadi yang dari luar daerah bisa vaksin di drive thru nanti," katanya.
Bukan hanya melayani kendaraan pribadi, Pos Pelayanan Terpadu yang ada dikawasan Internasional Batik Center (IBC) Wiradesa Kabupaten Pekalongan juga akan melakukan vaksin drive thru bagi penumpang bus umum. Bahkan masyarakat sekitar yang ingin vaksin di layanan vaksinasi drive thru, juga akan dilayani.
Baca Juga: Penumpang Terminal Pulo Gebang Naik 50 Persen Jelang Momen Libur Nataru
Model vaksinasi ini cukup diminati masyarakat karena lebih mudah, cepat, serta menghindari adanya kerumunan. Masyarakat dapat melakukan suntik vaksin sambil tetap duduk di dalam mobil atau kendaraan mereka.
"Tidak perlu antre lama. Tinggal tunjukkan kartu identitas KTP atau Kartu Keluarga (KK), nunggu antrian di dalam mobil dan tidak perlu kepanasan. Sedangkan untuk pengendara motor juga bisa langsung mengikuti vaksinasi tidak perlu turun dari motornya, karena petugas vaksinator akan menghampiri peserta vaksin di kendaraannya masing-masing untuk dilayani,” ungkapnya.
Melalui Kabid Humas Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi atas inovasi dari Polres Pekalongan tersebut.
"Vaksinasi Drive Thru ini merupakan salah satu bentuk penjabaran perintah Kapolda Jateng bahwa Operasi Lilin Candi 2021 merupakan kegiatan kemanusiaan yang dalam pelaksanaannya dengan mengedepankan penerapan protokol kesehatan," ujar Iqbal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK