SuaraJawaTengah.id - Menjelang tutup tahun 2021, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis berpotensi menguat.
Rupiah pagi ini Rabu (30/12/2021) bergerak menguat 6 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp14.250 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.256 per dolar AS.
"Nilai tukar rupiah mungkin berbalik menguat pada perdagangan hari ini dengan kembalinya minat pasar terhadap mata uang yang lebih berisiko," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra dikutip dari ANTARA di Jakarta, Kamis (30/12/2021).
Indeks dolar AS terlihat dalam tekanan yaitu turun 0,28 persen pada perdagangan Rabu (29/12). Kekhawatiran pelaku pasar terhadap Omicron sedikit mereda.
Tapi di sisi lain, lanjut Ariston, dari dalam negeri pelaku pasar mungkin masih mewaspadai perkembangan penularan lokal Omicron.
"Bila ada aturan pembatasan kegiatan yang lebih ketat, ini bisa memberikan tekanan ke rupiah," ujar Ariston.
Sementara itu, jumlah kasus harian COVID-19 di Tanah Air pada Rabu (29/12) mencapai 194 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,26 juta kasus.
Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 10 kasus sehingga totalnya mencapai 144.081 kasus.
Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 270 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,11 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 4.528 kasus.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Anjok karena Omicron
Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 158,96 juta orang dan vaksin dosis kedua 112,28 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.
Ariston mengatakan rupiah hari ini akan bergerak menguat di kisaran Rp14.220 per dolar AS dengan level resisten di kisaran Rp14.280 per dolar AS.
Pada Rabu (29/12), rupiah ditutup melemah 42 poin atau 0,3 persen ke posisi Rp14.256 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.214 per dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Berkat KUR BRI, Pengusaha Kopra Asal Pati Berhasil Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Perluas Pasar
-
Kongres IPNU-IPPNU di Kendal Bakal Pilih Pemimpin Baru, Siapkan Kader Menuju Indonesia Emas 2045
-
Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!
-
Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen