- Kecelakaan fatal terjadi di simpang tiga Jalan Jambon, Yogyakarta, pada Rabu pagi yang melibatkan sepeda motor dan pejalan kaki.
- Korban EK berusia 80 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami cedera kepala berat saat hendak menyeberang jalan.
- Pengendara sepeda motor YF diduga lalai karena tidak menggunakan helm serta kurang konsentrasi saat mengemudi di jalan raya.
SuaraJawaTengah.id - Keheningan subuh di ruas utama Jalan Magelang, Kota Yogyakarta, pecah oleh suara benturan keras yang berujung tragedi kecelakaan maut. Seorang nenek berusia 80 tahun, yang seharusnya menikmati masa senjanya dengan tenang, harus meregang nyawa seketika di atas aspal dingin setelah tubuh rentanya dihantam oleh sepeda motor yang melaju di pagi buta.
Peristiwa memilukan ini terjadi tepat di simpang tiga Jalan Jambon, Kricak, Tegalrejo, pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kasi Humas Polresta Jogja, Ipda Anton Budi Susilo, membenarkan insiden yang menambah panjang daftar kecelakaan fatal melibatkan kelompok rentan di jalan raya ini.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun kepolisian, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Genio melaju dari arah selatan menuju utara. Di saat yang bersamaan, korban EK (80), warga setempat, mencoba menyeberang jalan.
"Sesampainya di simpang tiga Jl. Jambon berbenturan dengan pejalan kaki yang menyeberang jalan dari arah timur ke barat, kemudian terjatuh," kata Anton saat dikonfirmasi suara.com, Rabu.
Benturan yang terjadi sangat keras hingga berakibat fatal.
Fakta yang paling miris terungkap dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pengendara sepeda motor, YF (27), seorang warga Mlati, Sleman, ternyata berkendara dengan mengabaikan standar keselamatan paling mendasar di jalan raya.
Meskipun diketahui memiliki SIM C, YF nekat memacu kendaraannya tanpa mengenakan helm pengaman. Kelalaian ini seolah menjadi resep bencana ketika dikombinasikan dengan kondisi jalan yang lengang di pagi hari.
Akibat tabrakan tersebut, korban EK mengalami Cedera Kepala Berat (CKB) yang sangat parah dan dinyatakan meninggal dunia langsung di lokasi kejadian oleh tim medis. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas.
Baca Juga: Kejar-kejaran Polisi dengan Pemuda Asal Brebes Berujung Maut, Ini 4 Fakta yang Terungkap
Sementara itu, si pengendara, YF, juga harus membayar mahal kelalaiannya tidak menggunakan pelindung kepala. Ia mengalami luka-luka serius di bagian vital.
"Pengemudi sepeda motor Honda Genio mengalami luka-luka pada kaki kanan lecet, kaki kiri lecet, siku kanan lecet, tulang pipi patah, pipi lecet, dahi kiri retak dan berobat di RSUP Dr. Sardjito, opname," rinci Ipda Anton mengenai kondisi pengendara yang kini dirawat intensif.
Pihak kepolisian menyimpulkan sementara bahwa faktor human error atau kelalaian manusia menjadi penyebab utama melayangnyanya nyawa sang nenek. Kondisi pagi yang masih remang diduga membuat kewaspadaan pengendara menurun. "Diduga pengemudi sepeda motor Honda Genio kurang konsentrasi saat berkendara," tegas Anton.
Saat ini, Unit Laka Lantas Polresta Jogja telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan SIM pengendara untuk proses hukum lebih lanjut terkait insiden fatal tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Ratusan Guru di DIY Dilatih AI untuk Pangkas Beban Administrasi
-
Ke China Makin Praktis, QRIS Cross Border BRImo Kini Bisa Dipakai di Merchant Lokal
-
BRI Raih Global Private Banking Innovation Awards 2026, Cermin Pentingnya Wealth Management
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis