SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Jawa Tengah bagian selatan dan pegunungan tengah Jateng untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada akhir pekan pertama Januari 2022.
Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo menyatakan, meski sudah cenderung cerah, hujan diprediksi akan turun di wilayah selatan dan pegunungan tengah.
"Dalam empat hari terakhir, cuaca di sebagian wilayah Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya memang cenderung cerah pada siang hari serta berawan hingga hujan ringan di beberapa wilayah secara tidak merata pada malam dan dini hari," kata teguh dikutip dari ANTARA di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (4/1/2022).
Akan tetapi, pada akhir pekan pertama Januari, kata dia, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Jateng selatan dan pegunungan tengah Jateng, sedangkan dalam 2-3 hari ke depan diprakirakan hujan ringan namun tidak merata.
Dia mengatakan potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat itu berdasarkan prediksi model prakiraan cuaca Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap.
"Dari model prakiraan cuaca, pada akhir pekan ini diprediksi terdapat low (tekanan rendah, red.) di Australia bagian utara yang berpotensi mengakibatkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Jateng selatan dan pegunungan tengah Jateng," katanya.
Terkait dengan cuaca yang cenderung cerah dalam beberapa hari terakhir, Teguh mengatakan hal itu menjadi tidak wajar karena saat sekarang merupakan musim hujan di wilayah Jateng selatan maupun pegunungan tengah Jateng, khususnya Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya sehingga hujan seharusnya akan rutin terjadi setiap hari.
"Bila dilihat dari data-data cuaca yang diamati di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, dalam beberapa hari terakhir memang curah hujan masih ada tapi intensitasnya sangat ringan hingga hujan ringan. Kisaran suhu udara berkisar 25-32 derajat Celcius, kelembapan udara 63-94 persen, angin secara umum dari barat daya dengan kecepatan antara 5-20 kilometer per jam," katanya.
Ia mengatakan jika dilihat dari hasil pengukuran unsur cuaca lokal, kondisi tersebut masih dalam kategori normal.
Baca Juga: Hujan Deras Disertai Angin dan Petir Bakal Landa Malang Raya Hari Ini
Akan tetapi, kalau dilihat dari pola angin di sekitar wilayah Jateng, kata dia, polanya cenderung divergen atau menyebar yang menyebabkan pertumbuhan awan tidak maksimal, sehingga hujan pun berkurang.
"Secara umum, curah hujan pada bulan Januari di Cilacap diprakirakan berkisar 300-400 milimeter, Banyumas berkisar 400-500 milimeter, sedangkan di wilayah pegunungan tengah Jateng lebih dari 500 milimeter," kata Teguh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng
-
Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi
-
Kendal Tornado FC Syukuri Raihan Empat Poin dari Dua Laga Tandang
-
Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk
-
Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar