"Sebenarya kalau perahu yang sekarang ini lima tahun sekali juga harus ganti karena sudah rapuh," paparnya.
Mukari biasanya sudah membuka layanan penyebrangan mulai jam 5 pagi hingga jam 3 sore. Rata-rata yang menggunakan jasa penyebrangan adalah orang yang pergi ke pasar, buruh pabrik hingga anak-anak sekolah.
"Kita hanya melayani orang. Kita tarifnya suakarela namun ata-rata Rp 1 ribu per orang. Kalau sepeda motor belum bisa. Namun kita juga menyediakan layanan titipan sepeda motor," ujarnya.
Salah satu penumpang, Dasiman mengungkapkan, memilih menggunakan perahu karena lebih aman. Selain itu, dia bisa mempersingkat waktu hingga 20 menit. Dengan harga Rp 1 ribu sekali menyebrang menurutnya adalah harga yang murah.
"Saya sudah puluhan tahun menggunakan jasa ini," paparnya.
Dengan harga yang murah, dia bisa mempersingkat waktu jika pergi ke pasar. Selain itu, jika menggunakan sepeda motor malah menghabiskan waktu.
"Kalau pakai perahu kan tinggal dekat, kalau naik motor malah putar-putar dulu," ujarnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Baca Juga: Nelayan Situbondo Belum Kembali Pulang Sejak Empat Hari Lalu Pamit Melaut
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin