SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang memetik kemenangan dramatis, 1-0 atas Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Rabu (12/1/2022) malam.
Gol kemenangan tim Laskar Mahesa Jenar dicetak bek Wallace Costa menit ke-95 atau detik-detik akhir jelang laga bubar.
Meski menang, performa PSIS Semarang mendapat sorotan tajam. Apalagi Persiraja harus bermain dengan 10 pemain usai bek Andika Kurniawan mendapatkan kartu kuning kedua.
Sorotan tajam juga ditujukan kepada striker anyar Chevaughn Walsh yang tampil buruk. Pemain asal Jamaika itu bahkan ditarik keluar di awal babak kedua.
Meski demikian, Dragan memberikan pembelaan atas performa penyerang pengganti Bruno Silva tersebut.
Menurutnya, Walsh baru tiba di Indonesia sekitar sepekan, sehingga kondisinya belum maksimal, terutama soal fisik.
"Kami akui Walsh butuh adaptasi sepak bola Indonesia. Tapi tim akan perbaiki kekurangan Walsh karena dia pemain yang bagus supaya ke depan Walsh bisa lebih baik lagi," tegas Dragan.
Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic mengaku pertandingan melawan Persiraja sangat berat. Meski menyerang sejak menit awal, kemenangan baru bisa dipastikan pada menit terakhir jelang akhir laga.
"Bahwa laga malam in cukup sulit karena Persiraja bermain sangat defensif, permainan defensif mereka membuat PSIS sulit membongkar pertahanan Persiraja, tapi kami puas dengan kerja keras pemain. Ke depan harus lebih bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik seperti mudah cetak gol, seperti di babak pertama ada banyak peluang tapi belum berhasil dimanfaatkan jadi gol," ucap Dragan.
Baca Juga: Wasit Liga 1 Dinilai Tak Netral, Persiraja Protes ke PSSI
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah