SuaraJawaTengah.id - Sebuah video viral di media sosial. Dalam video tersebut menayangkan seseorang yang mengaku dibegal dan uang tunai senilai Rp 21 juta dirampas.
Di postingan instagram @banjarnegaraterkini tampak seorang laki laki mengenakan mantel hijau yang sudah robek dan berhelm berlari kebingungan. Ketika ditanya ia mengatakan dirinya bersama ayahnya telah dibegal.
Postingan tersebut kemudian diberi caption dengan keterangan yang berisi informasi sebagai berikut.
"Ijin Meneruskan Laporan masuk perihal Dugaan Tindakan Pembegalan di desa Majasari - Pagentan, Banjarnegara pada senin malam (17/1). Korban dibegal nang Plunjaran Majasari tepate nang daerah wetan kali - Pagentan Banjarnegara. Uang yang berhasil dibawa kabur sebanyak 21 Juta," tulis admin yang bersumber dari kiriman warga Banjarnegara.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek AKP Mukmin mengatakan, informasi tersebut adalah hoax atau bohong. Kini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan pelaku rekayasa tersebut.
AKP Mukmin menjelaskan, berdasarkan dari informasi yang didapat, awalnya terduga AR atau Sirin berhenti di balai desa memakai mantel.
Ia hendak menuju ke rumah orang yang memberi hutang namun dirinya belum memiliki uang untuk membayar. Kemudian pada saat itu muncul ide untuk membuat rekayasa begal, Senin (17/1/2022).
"Pada saat berhenti memakai mantel, ada orang lain yang juga memakai mantel. Muncul ide untuk melakukan rekayasa. Dalam perjalanan menuju ke tempat yang menghutangi dia beraksi seolah olah telah dibegal seseorang dia juga beraksi tidak sadarkan diri. Padahal itu rekayasa atau bohong. Kemudian dia seolah pingsan, ada yang lewat terduga di bawa ke rumah makan terdekat, disana dia memberikan keterangan dirinya telah dibegal," jelas dia, Selasa (18/1/2022).
Saat itu, Polsek Pagentan bersama Polres Banjarnegara melakukan pengejaran dan menutup akses begal.
Baca Juga: Definisi Jodoh Sesungguhnya, Pasangan Suami Istri Ini Punya Nama Super Mirip
"Untuk langkah kita dari polsek pagentan, setelah melihat di sosmed dan informasi masyarakat, anggota Polsek Pagentan di sebar untuk melakukan pengejaran dibantu Resmob Polres Banjarnegara, untuk menutup akses," kata dia.
Kemudian, setelah AR ditemui dan dimintai keterangan lebih lanjut. Ternyata AR (50) berbohong dan merekayasa aksinya.
Saat ini, terduga pelaku hoax AR sedang diperiksa lebih lanjut.
"Sementara, terduga masih dilakukan pemeriksaan. Terduga adalah petani, merupakan warga karangkobar, " jelas dia.
Berdasarkan keterangan AR, aksi hoax tersebut dilakukan lantaran menghindari tagihan hutang. Namun AR belum memiliki uang untuk membayar.
"Dia terlibat hutang untuk modal. Spekulasi mencari hutang untuk modal. Menurut keterangan, hutang nya 10 juta," imbuh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api