SuaraJawaTengah.id - Pesisir pantai selatan Jawa Tengah menjadi daerah yang berpotensi tinggi diterjang tsunami. Pasalnya berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.
Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Cilacap. Berdasarkan catatan sejarah, dalam 20 tahun terakhir sepanjang Pantai Cilacap bagian timur pernah diterjang tsunami yang menyebabkan korban jiwa.
Oleh sebab itu, selain upaya sosialisasi warga agar sadar bencana, Pemerintah Kabupaten Cilacap beserta Perusahaan BUMN terus melakukan upaya mitigasi.
Salah satunya dengan penanaman pohon Cemara Laut di bibir pantai Tegalkamulyan, Kabupaten Cilacap. PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit IV Cilacap melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang lingkungan melakukan kegiatan penanaman 3.000 pohon cemara laut.
Pjs General Manager PT KPI RU IV Cilacap, Didik Subagyo menjelaskan kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, baik dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.
"Penanaman ini juga berkaitan dengan momentum Hari Gerakan Sejuta Pohon Internasional, maka kami melibatkan berbagai elemen untuk bersama-sama dalam kegiatan ini," katanya sebelum pelaksanaan kegiatan penanaman pohon di Pantai Tegalkamulyan, Kabupaten Cilacap, Jumat (21/1/2022).
Menurutnya, pohon cemara laut merupakan salah satu tumbuhan yang berfungsi sebagai benteng dari abrasi dan tsunami. Selain itu juga untuk memecah angin kencang.
"Ini sebagai upaya mitigasi antisipasi bencana yang ada di Kabupaten Cilacap untuk menghalau arus pasang, tsunami, dan abrasi," jelasnya.
Setelah penanaman pohon tersebut, selanjutnya pemeliharaan dikelola oleh Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Gumregah, Mitra Bina Wijaya dan masyarakat di RW 8 Kelurahan Tegalkamulyan.
Sementara itu, Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengapresiasi program Pertamina yang fokus pada upaya antisipasi bencana melalui penanaman pohon cemara laut.
"Penanaman cemara laut di wilayah pesisir selatan ini juga ke sekian kalinya dilakukan Pertamina. Ini menjadi wujud sinergi dan kolaborasi perusahaan dengan pemerintah dan masyarakat untuk mengantisipasi bencana abrasi dan tsunami," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha