Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:26 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi digeruduk warga saat berkunjung ke Sukoharjo, mereka curhat soal limbah PT RUM. [YouTube]

SuaraJawaTengah.id - Media sosial kini makin digemari oleh semua kalangan. Tak hanya anak muda, pejabat pun juga mengandalkan medsos sebagai media komunikasi langsung dengan masyarakat. Seperti yang dilakukan politisi Partai Golkar Dedi Mulyadi

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi merupakan pejabat yang mempunyai pengikut terbanyak di akun YouTube-nya dengan tiga juta subscriber.

“Bagi saya ini sebuah kebahagiaan. Dengan tiga juta subscriber, sekarang kinerja saya mendapat respons positif,” kata Dedi dikutip dari ANTARA di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (22/1/2022).

Terhitung sejak Jumat 21 Januari 2022, jumlah pengikut akun YouTube Dedi Mulyadi, Kang Dedi Mulyadi Channel telah menembus tiga juta subscriber.

Baca Juga: Deretan Kontroversi Arteria Dahlan Mulai Dari Cekcok dengan Penumpang Pesawat Hingga Bahasa Sunda

Akun YouTube Kang Dedi Mulyadi itu dibuat sejak 17 November 2017. Namun Dedi baru aktif mengunggah berbagai macam video ke channel YouTube-nya sekitar awal Januari 2020 saat ia aktif sebagai anggota DPR RI.

Dalam kurun waktu 1 tahun lebih atau 31 Maret 2021 akun YouTube Dedi Mulyadi berhasil tembus hingga 1 juta subscriber hingga diganjar Gold Play Button.

Kemudian, tepat pada pertengahan Oktober 2021 atau tujuh bulan sebelumnya akun YouTube Dedi tembus hingga dua juta subscriber.

Kini dalam kurun waktu dua bulan, jumlah subscriber kembali bertambah berlipat menjadi tiga juta pengikut.

Saat ini total ada 1.898 video yang diunggah Dedi Mulyadi di akun YouTube-nya. Secara keseluruhan hingga Sabtu 22 Januari 2022 dini hari video tersebut telah ditonton 623,1 juta kali.

Baca Juga: Ucapan Arteria Dahlan Menyulut Emosi Orang Sunda, Lord Rangga Ikut Tersinggung Sunda Empire Dibawa-bawa: Kurang Ajar

Salah satu video paling popular adalah saat Kang Dedi Mulyadi ngamuk saat mendapat aduan warga adanya alih fungsi hutan bambu menjadi kebun pisang. Video yang diunggah lima bulan lalu itu ditonton hingga 6,3 juta kali.

Load More