SuaraJawaTengah.id - Satreskrim Polres Tegal meringkus pelaku pembunuhan terhadap wanita di bekas lokalisasi Peleman Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Senin (24/1/2022). Pelaku emosi dan menghabisi korban karena diminta menyudahi hubungan intim.
Pelaku yakni Roynaldi Adi Pradana, warga Desa Pagejugan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Pria 22 tahun ini diringkus di rumahnya sehari setelah kejadian.
Wakapolres Tegal Kompol Didi Dewantoro mengatakan, pelaku berhasil ditangkap setelah identitasnya diketahui berdasarkan bukti petunjuk saat olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil pemeriksaan saksi-saksi setelah kejadian.
"Setelah diketahui identitasnya, anggota Satreskrim melakukan pencarian di tempat tinggalnya dan yang sering didatangi. Kemudian saat didapat informasi pelaku berada di rumah, langsung dilakukan penangkapan hari Selasa (25/1/2022) sekitar pukul 02.30 WIB atau kurang dari 24 jam setelah dilaporkan," ujarnya di Mapolres Tegal, Rabu (26/1/2022) siang.
Didi membeberkan, sebelum membunuh korban, pelaku mendatangi sebuah rumah di bekas lokalisasi Peleman Minggu (23/1/2022) sekitar pukul 23.00 WIB dan masuk ke dalam kamar bersama korban. Keduanya kemudian melakukan hubungan intim yang berujung tewasnya korban.
"Saat berada di dalam kamar, pelaku emosi karena korban meminta menyudahi hubungan intim lalu melakukan kekerasan terhadap korban hingga meninggal dunia. Jadi korban minta cepat selesai, tapi pelaku belum puas," ungkapnya.
Menurut Didi, korban yakni Sulastri alias Lusi (19), warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengalami sejumlah luka akibat kekerasan di wajah, leher dan dada.
"Selain ada luka lebam dan lecet, berdasarkan hasil otopsi, korban meninggal mati lemas karena dibekap dan dicekik," ujarnya.
Didi menyebut pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan. "Pasal 351 ayat 3 tentang penganiyaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," tandasnya.
Baca Juga: Kepentingan Autopsi, Makam Pemuda yang Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Pondok Gede Dibongkar
Sementara itu pelaku mengaku menganiaya korban hingga meninggal karena khilaf. "Saya khilaf dan emosi," ujarnya.
Dia juga mengaku sudah dua kali mendatangi bekas lokalisasi Peleman yang sudah ditutup permanen oleh Pemkab Tegal pada 2017 lalu, namun disinyalir masih ada aktivitas prostitusi secara diam-diam.
"Sudah dua kali ke sana (Peleman), tapi (berhubungan intim) sama korban baru satu kali," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang wanita diduga menjadi korban pembunuhan di bekas lokalisasi Peleman, Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Senin (24/1/2022).
Kasatreskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda mengungkapkan, dugaan pembunuhan tersebut bermula ketika Polsek Suradadi mendapat laporan ditemukannya seorang wanita dalam kondisi terluka di kamar sebuah rumah yang ada di bekas lokalisasi Peleman, Senin (24/1/2022) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
"Kemudian petugas piket Polsek mendatangi TKP untuk melihat dan memeriksa saksi-saksi. Pada saat itu keadaannya (korban) kritis dan setiba di rumah sakit dinyatakan meninggal," ujar Dewa, Senin (24/1/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan