SuaraJawaTengah.id - Misi penting diusung PSIS Semarang saat menghadapi Madura United pada lanjutan pekan ke-21 BRI Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (28/1/2022).
Tim Laskar Mahesa Jenar bertekad memecahkan rekor buruk tak pernah menang saat bersua tim Laskar Spe Kerrab sejak promosi Liga 1 tahun 2018 silam.
Dari catatan pertemuan antara PSIS dan Madura United di Liga 1, Laskar Mahesa Jenar memang belum berhasil memenangkan laga menghadapi Laskar Sape Kerrab di kompetisi resmi sejak tahun 2018.
Di Liga 1 2018, PSIS dan Madura United berbagi angka di dua laga yang dijalani. Sementara di tahun 2019, PSIS kalah dua kali di kompetisi Liga 1.
Terakhir, pertemuan di paruh pertama BRI Liga 1, PSIS dan Madura United kembali berbagi angka 0-0 saat bertanding di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi.
“Dari kami promosi dan main Liga 1 tahun 2018 kami belum pernah menang lawan Madura United, oleh karena itu besok kami ingin menang lawan Madura United,” tutur Manajer PSIS Semarang, Fardhan Nanda melansir Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, Rabu (26/1/2022).
Selain itu, Fardhan Nandana juga menyebut kemenangan menjadi target PSIS untuk mengejar defisit poin dengan posisi lima besar klasemen sementara BRI Liga 1.
“Lawan Madura United kami target menang. Karena kami ingin memperpendek defisit poin dengan posisi lima besar,” tandasnya.
“Semoga persiapan dan kerja keras yang dilakukan pemain PSIS selama FIFA Matchday ini berhasil membuahkan hasil dengan menang lawan Madura United dan menang pada laga-laga selanjutnya,” pungkas Fardhan.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Gol Telat Assanur Rijal Selamatkan Persiraja dari Keganasan Persela Lamongan
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran