SuaraJawaTengah.id - Dibalik keberhasilan Timnas Indonesia comeback atas Timor Leste. Terdapat sosok pemain yang disorot tajam dalam laga persahabatan tersebut.
Pemain tersebut yakni M. Edo Febriansyah yang menempati posisi bek kiri. Pemain Persita Tangerang ini memang diproyeksikan sebagai pelapis Pratama Arhan.
Sayangnya, ketika diberi kesempatan untuk tampil. M. Edo Febriansyah justru menyia-yiakan hal tersebut. Dimana pemain berusia 24 tahun ini melakukan dua blunder saat turunkan Shin Tae-yong dimenit pertama.
Blunder pertama yang dilakukan M. Edo Febriansyah yakni telat turun saat diserang balik super kilat Timnas Timor Leste. Alhasil, Paulo Gali dengan mudah mencecar pertahanan sebelah kiri dan berhasil mencetak gol di menit ke-34.
Lalu blunder kedua M. Edo Febriansyah ini terbilang sangat fatal. Dimana ia salah passing yang menyebabkan Paulo Gali kembali berhadapan satu lawan satu dengan kiper Syahrul Tisna.
Syahrul Tisna yang sudah terkecoh pun terpaksa harus menjatuhkan Paulo Gali dan Timnas Timor Leste mendapat hadiah penalti. Beruntung, eksekusi pemain Timor Leste berhasil ditepis dengan baik oleh Syahrul Tisna.
Meski ketinggalan 0-1 di babak pertama, Timnas Indonesia berhasil melakukan comeback dengan mencukur Timor Leste dengan skor 4-1. Bintang kemenangan laga persahabatan leg pertama ini jatuh kepada pemain pengganti Pratama Arhan.
Sebab Pratama Arhan mampu menginisiasi tiga gol Timnas Indonesia. Satu gol lainnya diciptakan gelandang asal Persebaya Surabaya, Ricky Kambuaya.
Dengan penampilan buruk yang ditunjukkan M. Edo Febriansyah di babak pertama tersebut membuat publik gerah. Terlebih M. Edo Febriansyah tak hanya sekali tampil buruk. Di final piala AFF 2020 kemarin, sisi kiri yang dijaga M. Edo Febriansyah pada leg pertama jadi titik terlemah Timnas Indonesia.
Baca Juga: Profil Ronaldo Kwateh, Debutan Termuda Timnas Indonesia, Geser Rekor Asnawi Mangkualam
Alhasil, di media sosial khususnya twitter, banyak publik yang meminta Shin Tae Yong untuk mencoret M. Edo Febriansyah dari skuat garuda. Publik pun menyerukan bek Bali United Ricky Fajrin untuk menggantikan posisi M. Edo Febriansyah.
Ricky Fajrin sendiri pernah jadi pemain andalan Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Luis Milla. Ia kerap bermain di posisi bek tengah maupun bek kiri.
"Ricky fajrin tertawa melihat mainnya Edo. Hilang bola bukannya tanggung jawab malah jogging. Pemain kek gini kok bisa main di Timnas," kesal akun @cahyo**.
"Aneh juga manggil Edo mulu padahal ada Ricky Fajrin," ucap akun @ahmadtu**.
"Iya nih, apalagi Ricky Fajrin lagi bagus di Bali United," imbuh akun @renalda**.
"Pliss coach STY panggil Ricky Fajrin, doi memang yang terbanyak di mention buat ngimbangin Arhan," sahut akun @sherenlao**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional
-
Tebus Sembako Rp100 Ribu, Pertamina Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Sekaligus Bantu Korban Gempa NTT
-
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kampung 'Gang Presiden' Warga Berkostum Adat Olahan Limbah
-
Saat Kemerdekaan Diukur dari Isi Dompet Rakyat, Ini Pesan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Kemerdekaan yang Sesungguhnya: 254 Napi di Jateng Pulang, Ribuan Lain Dapat Harapan Baru