Ronald Seger Prabowo
Rabu, 02 Februari 2022 | 23:38 WIB
Sejumlah orang berada di sekitar tempat relokasi Pasar Johar yang terbakar, Rabu (2/2/2022) malam. [ANTARA/AJI SETYAWAN]

SuaraJawaTengah.id - Kerumunan warga di sekitar lokasi terbakarnya tempat relokasi Pasar Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu (2/2/2022), menyulitkan pemadaman kebakaran oleh petugas bersama para pedagang.

Dikutip dari ANTARA, Beberapa kali petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang dan sukarelawan berteriak meminta warga, baik yang berdiri maupun menggunakan sepeda motor, tidak memadati jalan yang menjadi akses kendaraan damkar menuju titik-titik kebakaran.

Banyaknya warga yang ingin menonton kebakaran itu membuat jalanan macet, termasuk akses jalan menuju relokasi Pasar Johar.

Bahkan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tiba di lokasi kebakaran menegur langsung warga yang menutupi akses jalan.

"Minggir Mas, ini buat jalan pemadam kebakaran. Pak polisi, ayo ini jalan dikosongkan biar pemadam bisa lewat. Sekarang Pak, ayo semua minggir," teriak Ganjar kepada warga yang memenuhi jalan.

Hingga Rabu, pukul 21.30 WIB, titik-titik api masih terlihat pada bagian F1 hingga F9 Pasar Johar Relokasi.

seorang saksi mata Muji, mengatakan kebakaran terkadi diduga dari Blok F. bangunan lain dengan cepat.

“Api langsung menjalar ke Blok E. Ada sekitar 700 lapak yang terbakar,” katanya.
 
Dikatakannya, pedagang sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.

Baca Juga: Resmikan Pasar Johar di Semarang, Jokowi: Saya Titip Jaga Kebersihan dan Keamanannya

Load More