SuaraJawaTengah.id - Banjir yang terjadi di Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Sabtu (12/2/2022) memakan korban jiwa. Seorang anak tewas setelah terseret arus banjir dan masuk ke dalam gorong-gorong.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di RT 23 RW 09 Desa Sidaharja. Saat itu, korban yakni Ahmad Ar Raiful Qohar (7) sedang bermain di sekitar rumahnya yang dilanda banjir bersama sejumlah temannya.
Saat sedang berjalan di jalan yang terendam banjir, korban diduga tidak mengetahui adanya selokan sehingga terperosok lalu terbawa arus dan masuk ke dalam gorong-gorong.
"Dia lagi main sama teman-temannya, tiba-tiba nyemplung ke got, terus terbawa arus dan tersangkut. Kebetulan warga lagi ramai karena banjir, jadi langsung diangkat anaknya," ujar salah satu warga, Syaiful, Sabtu (12/2/2022).
Menurut Syaiful, sebelum tersangkut di gorong-gorong, korban terbawa arus banjir sejauh sekitar 100 meter. "Kalau gotnya kedalamannya sekitar 70-80 sentimeter," ujarnya.
Syaiful mengatakan, saat ditolong kondisi korban sudah tidak sadarkan diri. Korban kemudian dibawa ke RSUD Suradadi, namun nyawanya tak tertolong. "Di rumah sakit dinyatakan meninggal," ungkapnya.
Sementara itu banjir yang terjadi di Desa Sidaharja mulai Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WIB disebabkan intensitas hujan yang tinggi pada Jumat (11/2/2022) malam dan meluapnya sungai Cacaban. Luapan sungai itu masuk ke permukiman warga dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter.
Berdasarkan pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, terdapat 700 rumah warga yang terendam banjir di empat RW.
Petugas BBPBD langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa perahu karet dan pompa air. Sejumlah bantuan, seperti mie instan, air mineral, dan kebutuhan lainnya juga disalurkan kepada warga yang terdampak.
Hingga Sabtu siang sekitar pukul 14.00 WIB, banjir masih merendam permukiman warga. Meski demikian belum ada warga yang mengungsi.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal
-
Semen Gresik Gaungkan Empowering Futures sebagai Landasan Pertumbuhan dan Keberkelanjutan