SuaraJawaTengah.id - Seorang warga RT 25, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, diisukan bangkit lagi setelah dimakamkan.
Tapi isu itu segera ditepis oleh ketua RT setempat, Bayumi, "itu tidak benar alias hoaks."
Yeni (31) meninggal dunia pada Minggu (20/2/2022), sekitar pukul 05.00 WIB.
Ketika itu, almarhumah dimakamkan seperti lazimnya orang meninggal, sekitar jam 15.00 WIB. Dia anak pasangan M. Tahan dan Mardiah.
Sebelum isu kebangkitan jenazah beredar, keluarga memang membongkar makam Yeni.
Cerita Bayumi menyebutkan, mereka membongkar kembali makam Yeni karena salah satu anggota keluarga mengaku mendapatkan bisikan.
"Itu dari sepupunya bilang bahwa ada pesan minta dibongkarkan bahwa almarhum masih hidup," kata Bayumi dalam laporan reporter Suara.com Melati Putri Arsika.
Perangkat RT tidak mengetahui adanya pembongkaran makam yang dilakukan anggota keluarga Yeni. Baru setelah selesai waktu Maghrib, Bayumi mendapatkan informasinya.
"Pembongkaran itu saya tahu ketika mau pulang dari Musala Ar Rahman, selepas Maghrib, saya mendengar banyak orang yang mengucap laillahailallah. Aku tanya warga sekitar, mereka bilang kalau mayat yang dikuburkan pagi tadi hidup lagi. Untuk memastikan, saya langsung ke rumah duka. Soalnya mayat sudah dibawa ke rumah orang tuanya," katanya.
Baca Juga: Sebelum di Probolinggo, Ternyata Sudah Ada Lima Kisah Jenazah Hidup Lagi
Sesampai di rumah duka, Bayumi melihat jenazah Yeni dan dia tidak melihatnya hidup lagi sebagaimana cerita yang beredar.
"Almarhum sudah diangkat dan dibersihkan di rumahnya. Saya lihat dari dekat sekitar setengah meter, tidak ada tanda-tanda kehidupan, sudah seperti mayat," katanya.
Seorang petugas puskesmas, Roy, bahkan didatangkan untuk memeriksa jenazah dan dia memastikan tidak ada denyut nadi.
"Pakai alat medis dia meriksanya. Tetapi pihak keluarga ni masih belum percaya. Jadi saya saranin kalau untuk meyakinkan hati di bawa ke rumah sakit (RS) aja," kata Bayumi.
Keluarga menuruti saran Bayumi, sekitar delapan anggota keluarga membawa jenazah ke Rumah Sakit Bari Palembang sekitar jam 21.00 WIB.
"Informasi dari pegawai RS Bari, almarhum itu sudah meninggal diperkirakan 15 jam," kata dia.
Berita Terkait
-
Bani Bayumi Tersangka Kasus KDRT Terhadap Balqis Resmi Ditahan, Terancam Hukuman Lima Tahun Penjara
-
Direskrimum Polda Ungkap Fakta Baru Kasus KDRT Bani Terhadap Balqis, Ada 6 Kali KDRT
-
Ungkap Fakta Baru Kasus KDRT Bani Terhadap Balqis, Polisi: Cukup Parah, Terjadi Enam Kali
-
Gandeng Tim Kedokteran, Polisi Dalami Luka di Kemaluan Suami Putri Balqis Akibat Remasan atau Bukan
-
Putri Balqis Ternyata Kerap Dianiaya Suaminya, Polisi Buka Peluang Jerat Pasal Tambahan Perberat Hukuman Bani Bayumi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional