SuaraJawaTengah.id - Salah satu kawasan pariwisata yang ada di Kota Yogyakarta, Kebun Binatang Gembira Loka, menghadirkan Pertashop, yaitu fasilitas penyalur bahan bakar minyak (BBM) serupa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) namun dalam skala kecil.
Hal tersebut ditandai dengan pengoperasian perdana oleh Direktur Gembira Loka, KMT. A. Tirtodiprojo, pada Selasa (1/3/2022) di lokasi Pertashop. Menurutnya kehadiran fasilitas penyaluran BBM yang dikelola secara mandiri tersebut dapat menunjang fasilitas wisata yang ada di Gembira Loka.
“Tidak hanya kendaraan operasional yang dapat melakukan pengisian BBM di Pertashop Gembira Loka, tapi juga masyarakat umum yang ada di sekitar kawasan wisata ini,” ungkap Tirtodiprojo.
Dirinya mengapresiasi kerjasama yang berjalan antara manajemen Gembira Loka dan Pertamina dalam menghadirkan Pertashop di kawasannya.
“Terima kasih kami ucapkan kepada pihak Pertamina atas dukungan dan kerjasamanya untuk menghadirkan fasilitas pengisian BBM di lokasi ini, di mana kualitas produk, pelayanan, hingga harganya sesuai dengan standar Pertamina,” tambah Tirtodiprojo.
Terpisah, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho dalam keterangan pers di Semarang (2/3) menuturkan Pertashop yang didirikan di kawasan Gembira Loka terdiri dari 2 unit pengisian, di antaranya masing-masing produk Pertamax dan Dexlite dengan kapasitas tiap produk sebanyak 3.000 liter.
“Kedua produk tersebut merupakan salah satu produk BBM dengan kualitas tinggi pada masing jenis BBM, yaitu Pertamax dengan Reseach Octane Number (RON) 92 untuk jenis gasoline dan Dexlite dengan Cetane Number (CN) 51 untuk jenis gasoil,” ujar Brasto.
Menurutnya, hadirnya kedua produk tersebut di Pertashop Gembira Loka menunjukkan adanya kebutuhan yang tinggi akan BBM berkualitias di sekitar kawasan wisata tersebut.
“Dengan adanya Pertashop di kawasan wisata ini akan semakin memudahkan masyarakat maupun pengelola wisata Gembira Loka akan kebutuhan akses BBM yang berkualitas dalam sehari-hari, khususnya dalam menunjang pariwisata,” pungkas Brasto.
Baca Juga: Harga Elpiji Non-Subsidi Resmi Naik, Dampak Kenaikan Harga Migas Dunia
Dirinya menambahkan Pertamina terus gencar memperluas jaringan Pertashop hingga ke pelosok pedesaan maupun kawasan-kawasan wisata, khususnya yang tidak terjangkau SPBU.
“Kami berharap akan muncul kawasan wisata lokal lainnya yang mengikuti jejak Gembira Loka untuk menghadirkan Pertashop di sekitar areanya,” katanya.
Brasto menerangkan sejak pertama kali Pertashop didirikan pada awal tahun 2020 sudah mendapatkan respon positif dari masyarakat dan persebaran yang cukup signifikan.
“Di wilayah kami sendiri yang terdiri dari Jawa Tengah dan DIY keseluruhan sudah terdapat 1.051 Pertashop, di mana 95 di antaranya berada di DIY hingga saat ini dan terus bertambah,” imbuhnya.
Bagi masyarakat maupun konsumen yang membutuhkan informasi seputar produk dan layanan dari Pertamina, termasuk untuk mendirikan Pertashop, dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center di nomor 135, aplikasi MyPertamina, website www.pertamina.com, dan website www.pertaminapatraniaga.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Mobil Listrik Tak Cuma Soal Teknologi, GAC Bawa AION UT Urban ke GIIAS Semarang 2026
-
Transisi Musim Dimulai, BMKG Ingatkan Jateng Selatan Waspada Hujan Lebat hingga Puting Beliung
-
Sirkuit Mijen Jadi Tantangan Berat, Drift King of Mijen Diperebutkan Akhir Pekan Ini
-
65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru
-
Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara