SuaraJawaTengah.id - Sejumlah mantan warga binaan membongkar sikap Angelina Sondakh selama menjalani masa tahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Seperti diketahui, mantan politisi Partai Demokrat itu bebas, Kamis (3/3/2022) setelah menjalani 10 tahun penjara atas kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Game 2011 di Palembang.
Melansir dalam tayangan kanal YouTube Keema Entertaintment, Jumat (4/3/2022), dua orang mantan warga binaan yakni Bella dan Iyos membeberkan mengenai sikap Angelina Sondakh selama berada di lapas.
Selama menjalani hukumannya di penjara, Angelina Sondakh dikenal sebagai ketua geng lapas yang disebut Sapu Jagat.
Keduanya dikenal dekat dengan Angie selama di lapas, sering berkomunikasi dan bermain dengannya. Seperti sering bernyanyi bersama di taman, atau diajak merawat tubuh dengan mengunjungi stand salon yang ada di lapas.
"Perasaan kita item yaa, terus ke salon mau ngapain? Orang megang tai ayam kok ke salon gitu. Jadi beliau kemana aja ya ikut ke mana," ungkap Iyos seperti dilansir dari Hops.id--jaringan Suara.com, Sabtu (5/3/2022)..
Di lapas Angie dianggap menjadi ketua para tahanan di lapas, yang mengorganisir para tahanan dan mengajari mereka tanggung jawabnya masing-masing.
"Ibu itu bintangnya warga binaan lah, kalau dia ngomong A ya semua langsung (nurut). Karena beliau orangnya enak, tapi tegas," jelas Bella.
Selain mengajari mengenai keterampilan baru, keduanya menyebutkan bahwa Angie juga mengajari mereka mengaji selama berada di lapas.
Baca Juga: Cuti Menjelang Bebas yang Dijalani Angelina Sondakh Bisa Dicabut, Ini Penjelasan Kepala Bapas Jaksel
"Saya diajari ngaji. Sebelumnya saya nggak bisa ngaji sama sekali. Dikasih Al-Qur'an pas mau lebaran. Iqro aja nggak bisa," jelas Bella.
Bella dan Iyos menjelaskan keduanya belajar mengaji bersama Angie di masjid lapas selepas bekerja setiap harinya, secara bergantian. Hingga keduanya saat ini mengaku telah bisa membaca Al-Qur'an.
Kedekatan keduanya dengan Angelina Sondakh berlanjut hingga saat ini setelah bebas dari lapas. Saat ini keduanya merasa bersyukur bisa bekerja bersama Angie, karena merasa bingung dan kesusahan mencari pekerjaan setelah keluar dari penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja