
SuaraJawaTengah.id - Serangan siber menjadi hal yang harus diwaspadai saat ini. Apalagi, saat ini transaksi sering dilakukan secara online atau daring.
Peneliti Keamanan Siber, Teguh Aprianto membagikan beberapa cara mudah agar pemilik data di ruang virtual tetap aman dari ancaman penipuan daring, kebocoran hingga pencurian data.
Cara pertama yang penting dan harus dilakukan oleh pemilik data adalah selalu bersikap kritis ketika ada pihak lain yang menanyakan data.
"Ketika ada pihak lain yang meminta data pribadi, kita harus selalu bertanya, 'data kita digunakan untuk apa?". Misalnya berbelanja di mal terus ditanya nomor HP-nya, kita harus tanya untuk apa nomor itu. Apa untuk promosi? Kita harus sering bertanya karena itu menyangkut privasi kita," kata Teguh dikutip dari ANTARA, Jumat (6/3/2022).
Baca Juga: Perang Rusia-Ukraina Ancam Keamanan Siber Global
Hal serupa juga perlu dilakukan ketika anda berada di ruang digital, ketika ada pihak lain menghubungi anda meminta data pribadi yang terhubung dengan akun- akun layanan di ruang digital milik anda tentunya hal itu perlu diwaspadai.
Anda harus lebih waspada dan mencurigai pihak lain terutama saat pihak tersebut meminta kata kunci, PIN, atau pun OTP (One Time Password).
Normalnya sebuah layanan di ruang digital tidak akan tiba- tiba menghubungi anda untuk meminta kata kunci, PIN, dan OTP jika tidak ada masalah yang mendesak.
Iming- iming hadiah besar hingga uang tunai kerap kali membuat pemilik data terbuai dan menurunkan kewaspadaannya terhadap pihak- pihak yang mencoba meminta data penting tersebut.
Untuk itu bagi anda yang memiliki banyak akun jejaring sosial dan layanan di ruang digital maka ada baiknya untuk tetap fokus apabila terjadi hal serupa.
Baca Juga: Tips Jaga Keamanan Data Pribadi di Internet dari Teguh Aprianto
Selanjutnya, untuk cara kedua tetap aman di ruang digital dari para penipu dan pencuri identitas adalah dengan rutin mengganti dan memeriksa apakah data anda bocor atau tidak.
Berita Terkait
-
Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas
-
Waspada Modus Penipuan Saat Lebaran! BRI Bagikan Tips Terhindar dari Penipuan dan Kejahatan Siber
-
Palo Alto Networks Investasi Infrastruktur Cloud Baru di Asia Pasifik dan Jepang
-
Waspada Serangan Phising di Mudik Lebaran, Ini Modus dan Cara Hindarinya
-
Tugas Baru TNI di Ranah Siber Demi Memata-matai Sipil? Begini Kata Kemhan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara