SuaraJawaTengah.id - Kepergian pemain PSIS Semarang, Pratama Arhan ke Liga 2 Jepang. Rupanya sudah dirindukan oleh rekan setimnya Alfeandra Dewangga.
Melalui sebuah unggahan videk TikTok @tasyacanssss_ Alfeandra Dewangga secara terang-terangan mengaku kangen terhadap sosok bek kiri andalan Shin Tae Yong tersebut.
Hal tersebut bermula ketika Alfendra Dewangga tengah diwawancarai oleh seorang perempuan dalam sebuah aplikasi zoom meeting.
"Dewangga kangen nggak sama Arhan," tanya seorang wanita.
"Iya kangen (Pratama Arhan). Tapi demi karir dia harus kita dukung," jawab Dewangga.
Pemain berusia 20 tahun ini memaparkan bahwa ia merindukan momen-momen saat sering bermain bola dengan Pratama Arhan baik di PSIS Semarang maupun Timnas Indonesia.
"Kalau saya sih kangennya saat main bola bareng satu tim gitu," ungkap Dewangga.
Sontak saja unggahan kerinduan Alfeandra Dewangga kepada Pratama Arhan menuai sorotan warganet di media sosial. Tak sedikit dari mereka juga turut merindukan Pratama Arhan.
"Sabar kak Dewa kita juga kangen mas Arhan," ujar akun @user9243691**.
Baca Juga: Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic Ungkap Kondisinya Setelah Terpapar Covid-19
"Dewa yang ngomong gitu gue yang nangis," tutur akun @nolislemawa**.
"Semoga kak Dewa juga cepet nyusul kak Arhan. Semua juga kangen kak arhan, keep strong kak Dewa," imbuh akun @fanbasealfeandra**.
"Aaaaaaa nangis banget dengernya.Yok bismillah mas Dewa nyusul," papar akun @mnbv**.
"Biasanya ada Arhan yang selalu nolongin Dewa kalau Dewa jatuh. Sekarang Dewa harus bangkit sendiri kalau jatuh. Semangat Dewa," sahut akun @vanilla**.
"Emang gitu laki-laki kadang gengsi ngmongnya. Tapi didalam hatinya tuh bener-bener kangen," timpal akun @11oktober**.
Sebelumnya, teka-teki klub luar negeri yang serius memboyong Pratama Arhan terjawab sudah. Pemain kelahiran Blora Jawa Tengah itu bergabung dengan klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah