SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengunjungi Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Melalui akun instagramnya, Ganjar Pranowo rupanya kembali bersilaturahmi dengan warga Wadas untuk menyelesaikan permasalah yang terjadi.
Berdasarkan keterangan tertulisnya, Ganjar Pranowo datang ke Desa Wadas pada hari Rabu (09/03/2022). Di sana ia menemui warga yang pro dan kontra terhadap penambangan batu andesit tersebut.
"Alhamdulillah kemarin bisa silaturahmi dengan saudara-saudara warga Wadas. Kita rembuk segala sesuatu yang bisa dirembuk," kata Ganjar Pranowo.
"Sore hari kita ngobrol dengan warga yang setuju quaryy. Malam harinya kita diskusi dengan saudara yang kontra. Sehat-sehat terus nggih sedulurku warga Wadas," papar Ganjar Pranowo.
Sontak saja unggahan Ganjar Pranowo mematik perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka justru terfokus pada sosok pengawal Ganjar Pranowo yang memakai baju Federal Bureau of Investigation (FBI).
FBI sendiri diketahui merupakan sebuah badan investigasi utama dari Departemen Keadilan Amerika Serikat.
"Slide kedua pak Ganjar dikawal FBI nggih," ungkap akun @r_frase**.
"Kok ada FBI juga pak, itu FBI dari mana pak," ujar akun @putra_legi**.
Baca Juga: Milenial Banten Deklarasi Dukung Ganjar, Bagikan Sembako Hingga Buku ke TBM
"Waduh, pak Ganjar dikawal FBI," tutur akun @davin0306**.
"Wes pengawal e gak main-main. Langsung FBI top pokoke," imbuh akun @thee_jokeer**.
Sementara itu, ada beberapa warganet yang meninta agar Ganjar Pranowo bisa segera menyelesaikan persoalan di Desa Wadas.
"Coba pak ditawarke relokasi sedoyo, dengan tetap memperhatian mata pencaharian mereka. Tentunya dengan difasilitasi pemerintah," saran akun @syafrudin**.
Sebelumnya, Desa Wadas saat ini masih belum kondusif. Hal tersebut karena terdapat warga yang pro dan kontra terhadap penambangan batu andesit di Desa Wadas.
Seperti diketahui Desa Wadas telah ditetapkan oleh pemerintah untuk mendukung proyek strategis nasional pembangunan Bener Purworejo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin