Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, crazy rich artinya super kaya. Julukan ini biasanya ditujukan untuk pengusaha, artis, sosialita, hingga pejabat mendapatkan julukan crazy rich untuk menggambarkan seberapa kaya mereka.
Secara khusus, julukan crazy rich dialamatkan pada orang-orang dengan kekayaan berlimpah yang memiliki berbagai bisnis, rumah dan mobil mewah, hingga mereka yang sering memamerkan gaya hidup khas kalangan kelas atas.
Kita mengenal beberapa crazy rich Indonesia diamtaranya seperti Rudy Salim seorang pengusaha bisnis mobil sport dan berkelas, Indra Kesuma atau yang akrab disapa Indra Kenz, hingga Doni salmanan. Namun, apa yang membedakan mereka ?
Jika Rudy Salim adalah seorang Pengusaha bisnis mobil sport mewah, maka Indra Kenz dan Doni Salmanan dikatakan adalah seorang afiliator atau ‘trader’ yang memiliki kekayaan hingga miliyaran rupiah. Namun, belakangan terakhir viral di media sosial bahwa Indra kenz dan Doni Salmanan tengah melakukan sebuah ‘investasi bodong‘ atau dengan kata lain bisnis perjudian online melalui aplikasi binomo dan Quotex.
Alasanya cukup jelas, permainan judi online ini acap kali dibahasakan sebagai investasi atau trading, namun ini hanyalah sebuah penipuan dari aplikasi seperti Binomo atau opsi biner.
Kita ambil salah satu contoh kasus, yaitu Indra Kenz sebagai pihak yang bekerja sama dengan Binomo, hanya membagikan kode refferal kepada calon pengguna Binomo sebagai syarat mendaftar, lalu pengguna atau korban akan mendaftar melalui kode tesebut dan menginput sejumlah uang, kemudian tinggal melakukan prediksi apakah trafficnya naik atau turun. Jika salah dalam prediksi maka resikonya seluruh uang akan habis secara perlahan hingga ludes, maka terjadilah kerugian apalagi jika menginput sejumlah uang yang cukup tinggi.
Kalkulasinya seperti ini, sistem pembagiannya adalah sekitar 70:30, jadi jika pengguna menginput sebanyak 10 juta rupiah dan salah dalam prediksi traffic naik turunya, maka Indra Kenz memperoleh keuntungan sebanyak 7 juta rupiah dan Binomo memperoleh 3 juta rupiah, sementara korban tak mendapatkan apapun dengan kata lain mengalami kerugian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI