SuaraJawaTengah.id - Warga desa Pekandangan, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara mempunyai tradisi unik, pring atau bambu pethuk.
Pring pethuk adalah bumbung bambu yang digunakan oleh warga sebagai tempat menyimpan uang untuk membayar pajak bumi dan bangunan (PBB).
Tradisi tersebut diawali dengan kirab yang diikuti oleh ratusan warga dari 10 RT di desa Pekandangan.
Warga membawa bumbung pring pethuk yang, sudah berisi uang untuk membayar pajak.
Dengan menggunakan pakaian adat, warga berjalan menuju tempat pembayaran pajak masal di Buaran.
Salah satu warga desa Pekandangan, RT 3 RW 3 , Supriyadi mengatakan, prosesi tersebut dinamai "kirab bayar pajak sedina lunas" yang artinya kirab membayar pajak sehari lunas.
Supriyadi mengaku, dirinya sudah menabung dalam bumbung bambu tersebut selama satu tahun.
Tabungan bumbung tersebut memang sudah dikhususkan untuk membayar pajak PBB.
"Satu tahun kira kira. Jadi tiap ada sisa uang dimasukan kedalam bumbung jadi tidak terasa berat saat jatuh tempo bayar pajak, " katanya, Minggu (20/3/2022).
Baca Juga: Pemkab Kulon Progo Targetkan PBB-P2 2022 hingga Sebesar Rp22,74 Miliar
Warga RT 2 RW 9 desa Pekandangan, Atur Rizki Febrianti mengungkapkan, dengan sistem menabung dalam bambu untuk membayar pajak, dinilai sangat membantu.
Untuk membayar pajak PBB, kini dirinya tak lagi merasa keberatan. Dari menyisihkan uang sisa belanja, Atur Rizki berhasil mengumpulkan uang untuk membayar pajak selama setengah tahun tanpa terasa.
"Nabung setiap hari menyisihkan uang belanja, kadang lima ratus perak, seribu atau lima ribu pokoknya sisa belanja, setengah tahun terkumpul, " ungkapnya.
Kepala Desa Pekandangan, Adhi Setiawan mengatakan pihaknya terinspirasi dengan tradisi orang Jawa pada zaman dahulu.
Sebelum zaman modern, Orang tua zaman dahulu menggunakan bumbung bambu untuk penyimpanan uang dan surat berharga.
"Dulu menyimpan uang, bayar pajak itu di pring pethuk," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo