SuaraJawaTengah.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan event musik dan event ekonomi kreatif sudah dapat digelar kembali.
Hal itu ditegaskannya usai mendampingi Presiden Joko Widodo untuk menghadiri konser musik di Joyland Festival, Taman Bhagawan, Nusa Dua Bali pada 25 Maret lalu.
Sandi menyampaikan pesan dari Jokowi, agar memberikan izin menggelar musik dengan syarat protokol kesehatan ketat dan vaksin lengkap.
Mendengar pernyataan Sandi, membuat Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid turut berkomentar. Melalui cuitan Twitternya @hnurwahid, ia menyampaikan pernyataan pedas berkaitan dengan kebijakan itu, hingga menyentil aturan salat tarawih.
"Bahkan konser musik yang biasanya lama dan sangat padat, sudah bisa digelar tanpa ada syarat Booster. Syaratnya cuma prokes ketat dan vaksin lengkap. Maka mestinya syarat sudah booster untuk salat tarawih di masjid dan mudik dicabut," ujarnya.
Tidak hanya itu, perizinan konser musik yang begitu mudah dianggap suatu diskriminatif bagi umat muslim Indonesia.
Sehingga syarat yang mewajibkan vaksin booster untuk melaksanakan shalat tarawih dan mudik seharusnya dicabut.
"Agar tak diskriminatif, dicabut saja syarat sudah booster untuk shalat tarawih di masjid dan mudik lebaran," terangnya.
Sebelumnya, Sandiaga Uno mengaku, Presiden Jokowi telah memerintahkan pihaknya agar memudahkan perizinan konser musik maupun ekonomi kreatif (ekraf) mengingat selama dua tahun terakhir pecinta musik dan seniman di Indonesia sudah berhasrat mengadakan konser.
Kontributor: Sekarwati
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain