SuaraJawaTengah.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, meresmikan Rendang Goes to Europe pada Kamis (24/3/2022).
Namun kabar gembira ini membuat kecewa salah seorang ahli kuliner, akibat peresmian Rendang Goes to Europe yang tidak dilakukan di Sumatra Barat.
Ahli Kuliner dan penulis buku 'Rendang Traveler: Mengingkap Bertuahnya Rendang Minang dan Lagecy to The World - Minang Kabau - West Sumatra Rendang', Reno Andam Suri membagikan tanggapannya lewat akun Instagram @renoandamsuri.
Reno merasa keberatan dengan launching Rendang Goes to Europe di Bali. Menurutnya melihat acara Sandi membuat hati komunitas perendang Minang terlukai.
"Bapak Menteri Sandiaga Uno dengan bangga meresmikan dan dukung acara ini. Malukah bikin launching itu di daerah kelahiran rendang? Kurang bergengsi? Kurang greget? Komunitas rendang kurang asik diajak kerja bareng? Berdiri sama tegak duduk sama rendah. Gak nampak di sini. Dimana posisi perendang Minangkabau? Adakah cerita hebat rendang Minang dihadirkan? Betapa hebatnya rendang sampai niat bikin pabrik di Bulgaria sampai launchingnya di Bali," ujarnya pada Jumat (25/3/2022).
Mendengar kabar akan ada berdirinya pabrik rendang di Bulgaria, membuat Reno turut bangga. Namun Ia sangat menyayangkan jika peresmian bukan dari kelahiran rendang.
"Aku bangga kalau rendang yang dikenal dari Minangkabau, Sumatra Barat dikenal banyak orang, bahkan sampai ke luar negeri. Sampai satu waktu, Ada langkah biasa dari Duta Besar Iwan Bogananta William Wongso membuat pabrik rendang di Bulgaria. Namun langkah luar biasa itu kemudian diluncurkan gegap gempita di Bali bukan di Sumatra," terangnya.
Reno mengatakan, Ia bukan bermaksud untuk menyalahkan Bali. Melainkan mempertanyakan ketidakterlibatan pemilik tuan rumah hajatan dalam peresmian.
"Apa jangan-jangan pemprov Sumatra Barat kurang support? Atau Komunitas Perendang, Uni-Uni dan Uda yang mengerti lebih dalam cerita rendang kurang asik diajak dalam acara besar ini?" Katanya.
Baca Juga: Juara Lagi, Teco Beberkan Kunci Keberhasilan Bali United Menjadi Jawara Liga 1
Selain itu, Reno juga menjelaskan rendang bukan sebetas makanan, namun memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Minangkabau.
"Wisatawan asing besok-besok taunya kalau mencari oleh-oleh rendang datanglah ke Bali," sindir Reno.
Kontributor: Sekar Wati
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris