SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang melepas gelandang Fandi Eko Utomo.
Tak butuh waktu lama, mantan kapten Persebaya Surabaya itu mendapatkan pelabuhan baru untuk mengarungi Liga 1 musim depan.
Fandi Eko dipastikan gabung PSS Sleman. Dia mengaku suasana di kabupaten Sleman sudah membuatnya nyaman.
“Alhamdulillah saya senang sekali bisa bergabung dengan PSS Sleman. Apalagi sebenarnya saya sering kesini sehingga suasana di Sleman sudah membuat saya nyaman,” ujar Fandi dalam rilis yang diterima, Rabu (20/4/2022).
Faktor keseriusan manajemen PSS untuk merekrutnya serta dukungan dari keluarga juga menjadi alasan Fandi teguh memilih Super Elja sebagai klub yang akan ia bela satu musim ke depan.
“Faktor keseriusan PSS Sleman untuk merekrut saya dan dukungan keluarga juga menjadi alasan saya bergabung dengan tim ini,” sambungnya.
Pernah berkostum tim yang memiliki antusiasme tinggi dari pendukungnya membuat pemain bernomor punggung 81 di klub sebelumnya ini tidak sabar merasakan atmosfer stadion Maguwoharjo yang memiliki antusiame sama besarnya dengan dua klub lamanya.
“Pengalaman saya bermain di Stadion Maguwoharjo pertama kali ketika bermain untuk timnas. Atmosfer stadionnya memiliki hal yang berbeda dengan suasana stadion-stadion yang lain. Senang sekali dengan kreatifitas suporternya melalui koreografi yang bagus. Jadi bisa mendapatkan semangat dua kali lipat bermain di kandang,” urainya.
Sebagai pemain profesional, prestasi menjadi salah satu tujuan bagi Fandi bergabung dengan PSS Sleman. Pemain berumur 31 tahun ini memasang target individu dan tim bagi Super Elang Jawa.
Baca Juga: Brylian Aldama Cocok Berseragam Persebaya Surabaya karena Tiga Alasan Ini
“Target individu saya semoga di setiap pertandingan bisa memberikan performa terbaik, syukur-syukur bisa mencetak gol untuk tim. Target untuk tim PSS saya ingin membawa ke papan atas, syukur-syukur bisa bawa juara,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah