SuaraJawaTengah.id - Semasa merintis menjadi seorang pemegang saham terbesar perusahaan jalan tol. Jusuf Hamka pernah berjuang menyingkirkan investor asing.
Pengakuan Jusuf Hamka tersebut diketahui saat dirinya tengah berbincang santai dengan Tengku Wisnu dan Shireen Sungkar di kanal youtube The Sungkars.
Dalam obrolan santai itu, Jusuf Hamka menceritakan awal mula dirinya masuk perusahaan jalan tol karena diajak oleh temannya pada tahun 2012.
Bahkan saat itu Jusuf Hamka langsung ditawarin jabatan sebagai direktur utama. Tanpa pikir panjang, Jusuf Hamka langsung mengambil kesempatan emas tersebut.
"Waktu itu teman saya bilang luh berani nggak jadi dirut? Saya jawab, saya selalu berani, saya ini anak Mahakam kadang mau cari makan aja harus nyebrang sungai. Masa nggak berani, asal luh jangan nyuruh gua nyolong," jelas Jusuf Hamka.
Jusuf Hamka tidak menyangka saat menjabat Direktur Utama. Ia melihat perusahaan yang dipegangnya sangat berpotensi. Sayangnya, saham perusahaan banyak dikuasai asing.
Lambat laun, Jusuf Hamka memiliki niatan untuk menguasai saham mayoritas perusahaan tersebut agar bisa dikelola oleh orang-orang pribumi.
"Ya Allah gue naksir sama perusahaan ini, jika engkau ridho. Semoga aku bisa menjadi pemilik perusahaan itu. Awalnya gitu doang yang penting ikhtiar dulu," beber Jusuf Hamka.
"Tau-tau di kasih jalan, lalu saya kumpulin teman-teman untuk mengumpulkan uang Rp800 milliar buat beli saham ini. Karena saham ini dikuasai beberapa kelompok orang asing sekitar empat puluh lima persen,"
Baca Juga: Hore! Tol Bangkinang-Pekanbaru Sudah Bisa Digunakan Mulai Hari Ini
"Gue nyuruh teman untuk beli di pasar modal. Karena gue dirut nggak boleh beli. Karena ini perusahaan publik. Walau pun perusahaan ini nggak jatuh ke tangan gue tidak papa, asalkan dipegang oleh orang lokal," jelasnya.
Singkat cerita apa yang sudah direncakan Jusuf Hamka pun berhasil. Ia bersama teman-temannya sukses menguasai saham terbesar di perusahaan jalan tol tersebut.
"Akhirnya saat itu dilepas tiga puluh delapan persen. Terus pelan-pelan kita bisa menguasai saham perusahaan itu sebesar lima puluh satu persen dan langsung kita kontrol dan kerjain," tandasnya.
Diusianya yang kini sudah menginjak 64 tahun. Anak angkat Buya Hamka ini pun sukses menjadi pemilik jalan tol di PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).
Adapun ruas jalan tol yang dimiliki Jusuf Hamka diantaranya Ruas Tol Ir. Wiyoto Wiyono Cawang-Tanjung Priok, Tol Pelabuhan, Ruas Tol Bogor Outer Ring Road, Jalan Tol Depok Antasari, Tol Soreang-Pasirkoja, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, dan Jalan Tol Waru-Juanda.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau