SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali melepas pemudik asal Jateng yang bekerja di Jabodetabek. Setelah Kamis (28/4/2022) Ganjar melepas 5.748 pemudik menggunakan 126 bus, hari ini Ganjar kembali melepas 320 pemudik menggunakan kereta api.
Pelepasan pemudik menggunakan kereta api dilakukan Ganjar di Stasiun Pasar Senen. Mengenakan topi petugas KA dan tongkat dengan bulatan hijau, Ganjar melepas keberangkatan KA Tawang Jaya Premium jurusan Jakarta-Semarang sekitar pukul 07.30 WIB.
Tak hanya melepas pemudik, Ganjar didampingi istri, Siti Atikoh juga ikut mudik ke Semarang bersama penumpang di kereta kelas ekonomi itu. Saat masuk ke dalam kereta, Ganjar langsung disambut hangat para pemudik yang ada di sana.
"Pak Ganjar, maturnuwun pak sudah dikasih tiket mudik gratis," kata mereka kompak.
Ganjar menyempatkan diri untuk menyapa ratusan pemudik yang menaiki kereta itu. Ia menyusuri gerbong kereta dan mengobrol bersama masyarakat di sana.
Para pemudik menyambut Ganjar dengan antusias. Mereka langsung mengerumuni Ganjar untuk bersalaman dan meminta foto bersama. Tak henti-hentinya, ucapan terimakasih mengalir dari para penumpang untuk Ganjar.
"Terimakasih pak, kalau bisa tiap tahun ada mudik gratis seperti ini. Ini sangat bermanfaat dan membantu sekali buat wong cilik seperti kami," kata Mamat Sukarno,60.
Warga asli Demak yang sehari-hari kerja sebagai kuli bangunan di Jakarta ini merasakan sekali manfaat mudik gratis. Setiap pulang ke desanya, biasanya ia harus mengeluarkan ongkos Rp570.000.
"Alhamdulillah bersyukur sekali ada gratisan dari pak Ganjar. Kalau ada gratisan seperti ini, nanti uangnya yang tidak digunakan beli tiket bisa buat beli daging di kampung," ucapnya.
Baca Juga: Tubuh Hermanto Hilang Dalam Sekejap Saat Mudik Naik Sampan dari Jembrana ke Banyuwangi
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya menyiapkan dua moda transportasi untuk mudik gratis tahun ini. Kemarin pihaknya melepas 126 bus dan hari ini melepas pemudik menggunakan kereta api.
"Saya lihat semuanya senang, mereka sudah dua tahun nggak bisa mudik, kita bantu. Kemarin saya lepas pemudik menggunakan bus dan antusiasnya tinggi sekali. Bahkan tadi malam saya ditelpon masih ada yang ketinggalan. Akhirnya malam-malam saya carikan tiga bus lagi agar saudara-saudara kita bisa pulang," katanya.
Tak hanya bus, antusiasme pemudik menggunakan kereta api juga tak kalah tinggi. Bahkan dari 320 seat yang disediakan dalam mudik gratis tahun ini, semuanya habis dalam waktu singkat.
"Hari ini yang pakai kereta dan peminatnya juga banyak sekali. Kereta ini kan jauh lebih nyaman, lebih enak karena relatif tidak antre di pintu tol. Ya mudah-mudahan dengan program ini, masyarakat bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis