SuaraJawaTengah.id - Jumlah peziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Giriloyo, Kota Magelang meningkat, dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Tradisi menziarahi kubur menjelang lebaran.
Menurut petugas lapangan TPU Giriloyo, Mustakim, jumlah peziarah mulai meningkat drastis setelah tanggal penetapan cuti bersama, 29 April 2022.
Rata-rata jumlah peziarah sejak kemarin hingga hari ini, sekitar 40 hingga 50 orang setiap hari. Kebanyakan peziarah berasal dari luar kota.
“Sepuluh lebih. Dua puluhan orang juga lebih. Rata-rata 50 peziarah ya. Apalagi mendekati hari H (Idul Fitri). Peziarah menggunakan motor dan mobil sudah banyak yang datang. Banyak dari luar kota,” kata Mustakin kepada SuaraJawaTengah.id, Sabtu (30/4/2022).
Mustakim memperkirakan, para peziarah dari luar kota langsung datang ke makam begitu tiba di rumah. “Mungkin kan cuti mulai kemarin. Jadi mungkin cuti, langsung kesini sekalian. Besok tinggal Lebaran,” ujarnya.
Meningkatnya jumlah peziarah juga disebabkan baru tahun ini mereka diperbolehkan mudik. Selama 2 tahun kemarin mudik dilarang, sehingga baru tahun ini mereka bisa pulang ke kampung halaman.
“Mungkin kesempatan ini dibolehkan mudik jadi sekalian ziarah. Ini dari kemarin sudah mulai rame," ujar dia.
Mustakim memperkirakan, pada hari H Idul Fitri jumlah peziarah akan membludak. Pengurus TPU Giriloyo sudah menyiapkan antisipasi agar tidak terjadi kemacetan di makam.
Akses jalan masuk makam akan ditutup pada hari H Lebaran. Peziarah yang mengendarai mobil bisa memarkir kendaraan di jalan depan kompleks makam, jalan depan Akademi Militer dan kantor Pengadila Agama Kota Magelang.
Baca Juga: Lebaran Kian Dekat, Pembuatan Buras Mulai Digencarkan di Desa Todang-Todang
“Akses jalan masuk ke makam kami tutup. Mobil nggak boleh masuk. Parkir di jalan depan, Akmil, sama Pengadilan Agama sini. Masuknya jalan kaki. Motor masih boleh masuk,” kata Mustakim.
Tempat Pemakaman Giriloyo terletak di Jalan Gatot Soebroto, Kota Magelang. Kompleks pemakaman umum ini berada di lahan seluas 16,8 hektare.
Makam terbagi dalam 4 blok yang ditempati oleh lebih dari 22 ribu makam. Dalam kompleks TPU Giriloyo juga terdapat pemakaman khusus Covid-19.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun