SuaraJawaTengah.id - Setelah selama dua tahun digelar secara sederhana, tradisi lomban atau larung kepala kerbau di Kabupaten Jepara tahun ini kembali digelar secara meriah.
Ratusan perahu nelayan pun antusias mengikuti tradisi yang telah digelar secara turun-temurun tersebut dengna meriah, Senin (9/5/2022).
Melansir ANTARA, pelarungan sesaji di Perairan Jepara dipimpin Bupati Jepara Dian Kristiandi dan sejumlah unsur muspida, setelah menempuh perjalanan laut sekitar 33 menit dari TPI Ujungbatu Jepara sebagai tempat kegiatan prosesi awal sebelum pelarungan.
Pelarungan dilakukan setelah kapal pengangkut sesaji berhasil menjauh dari perahu dan kapal yang ingin memperebutkan sesaji yang berisi kepala kerbau, ingkung (ayam utuh), jajanan pasar, serta ketupat dan lepat.
Meskipun demikian, sejumlah nelayan tetap nekat menceburkan diri ke laut setelah perahu yang mereka tumpangi berhasil mendekat.
Senggolan antarperahu maupun kapal nelayan pun tak terelakkan, namun tak ada perahu nelayan yang rusak karena tradisi lomban yang digelar setiap bulan Syawal menjadi acara tahunan sehingga peristiwa tersebut merupakan hal biasa.
"Kami bersyukur hingga acara tradisi larung kepala kerbau selesai dan kami kembali ke daratan, berlangsung lancar dan tidak ada permasalahan di lapangan," kata Bupati Jepara Dian Kristiandi.
Menurut dia, tradisi lomban kupatan tahun ini memang berbeda dengan dua tahun sebelumnya, karena masyarakat luas bisa mengikutinya dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
Bahkan, kata dia, jumlah perahu nelayan yang mengikuti tidak hanya 109 perahu sesuai laporan, namun jumlahnya bisa lebih.
"Kita semua patut bangga karena perayaan kembali digelar secara meriah seperti sebelumnya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan tradisi peninggalan nenek moyang sebagai ungkapan syukur atas hasil tangkapan nelayan selama setahun," ujarnya.
Ia berdoa semoga Allah SWT mengabulkan permohonan para nelayan Jepara agar tahun ini hasil tangkapan di laut lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Bagi masyarakat Jepara yang tidak bisa menyaksikan secara langsung, juga disediakan tayangan live streaming di kanal Youtube Pemerintah Kabupaten Jepara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan