SuaraJawaTengah.id - Sejumlah warga di kampung Tambaklorok, Semarang Utara mengeluhkan kondisi rumah mereka yang terendam rob hampir setiap hari.
Ketua RW 16 Kelurahan Tambaklorok, Slamet menyebut sebanyak 85 rumah selalu terendam rob selama hampir 12 jam setiap harinya.
"Rob itu selalu datang mulai jam 2 sianh dan surut jam 11 malam," ungkap Slamet kepada Suarajawatengah.id, Jumat (13/5/2022).
Slamet mengungkapkan, imbas adanya rob telah menganggu kegiatan masyarakat Tambaklorok dan sekitarnya pada beberapa tahun terakhir.
Ia mencontohkan, rob telah merugikan warga secara materil seperti membuat berkaratnya kendaraan dan mobil.
Baca Juga: Ibu Bunuh Anak Kandung di Hotel Gegara Terlilit Pinjol-Pakai Duit Tabungan Tanpa Izin Suami
"Motor kami itu jadi cepat berkarat karena selalu kena air rob," jelasnya.
Selain itu, Warga juga terpaksa harus meninggikan rumah setiap tahunnya agar tak tenggelam digerus rob.
Ia menjelaskan, saat ini bangunan rumah yang ada di Tambaklorok semakin turun. Sementara, air rob datangnya lebih besar dari tahun ke tahun.
"Tanah di sini semakin ambleas. Imbasnya rumah kami harus ditinggikan kalau tidak ya air rob selalu masuk ke rumah," bebernya.
Dia berharap, pemerintah membuat program prioritas untuk melakukan pembangunan yang bisa mengatasi rob di daerahnya, salahsatunya dengan meninggikan jalan.
Baca Juga: Kasus Ibu Bunuh Anak Kandung di Semarang, Pelaku Diduga Tersangkut Pinjaman Online
"Selain itu pemerintah juga harus memperhatikan fasilitas umum agar kegiatan warga bisa terlaksana," imbuhnya.
Hal serupa juga dikeluhkan oleh, Ketua RW 15 Tambaklorok Semarang, Riyanto. Rob yang terjadi selama bertahun-tahun telah banyak merugikan warga.
Imbasnya, warga disekitar Tambaklorok selalu waspada kala air mulai masuk ke pemukiman.
"Mau tidak mau warga dipaksa untuk menerima keadaan rob karena tidak pernah ada solusi," tambahnya.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Nasi Goreng Semarang Terenak Mulai dari Babat hingga Pedas Menggila
-
7 Kolam Renang di Semarang dengan Harga Terjangkau: Bonus View Pegunungan!
-
6 Destinasi Wisata di Semarang, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025