SuaraJawaTengah.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah ikut menyemarakan olahraga bersama yang dinamai Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) Tahun 2022 secara hybrid.
Meski digelar secara serentak, senam di Panti Marhaen itu tak kalah seru dengan yang digelar di lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut, kegiatan senam pagi tersebut digelar untuk menyambut new normal.
"Ini bagian dari proses new normal. Kami mengajak masyarakat untuk senam pagi yang diberi nama Senam Indonesia Cinta Tanah Air atau Sicita," katanya di Panti Marhaen Semarang, Jumat (20/5/2022).
Ia menyebut peserta yang mengikuti senam tersebut tidak hanya di Kota Semarang. Namun, di seluruh daerah di Jawa Tengah.
"1.500 kader PDIP di jateng ikut senam, virtual maupun lansung. Ya yang di sini sekitar 700an. Senamnya tidak hanya di sini, tersebar di 35 kabupaten kota," ucapnya
"Kami tidak hanya mengajak kader, tapi seluruh masyarakat untuk ikut senam," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Buruan Daftar! Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih 2026 untuk Jateng - Jogja Dibuka, Ini 7 Faktanya
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Lampu Kuning Pajak Kudus: Target Rp335 Miliar, Tiga Bulan Pertama Masih 'Ngos-ngosan'
-
Pajak Kendaraan Tanpa KTP di Jateng Apakah Bisa? Begini Caranya